Page 257 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 257

Toponim Kota Yogyakarta   239











                  2. Kampung Mantrijeron


                  Kampung Mantrijeron yang terletak di selatan benteng Keraton Yogyakarta ini
                  merupakan kampung yang secara khusus diperuntukkan bagi para prajurit Keraton,
                  khususnya  dari pasukan  Mantrijero. Prajurit Mantrijeron, atau  terkadang  disebut
                  juga mantri lebet, memiliki panji/bendera/klebet/dwaja yang bernama Purnamasidhi
                  (Sumintarsih dan  Adrianto, 2014:54). Nama  panji tersebut berasal  dari bahasa
                  Sansekerta, yaitu  purnama yang berarti ‘bulan penuh’ dan kata  siddhi yang berarti
                  ‘sempurna’. Purnamasidhi bermakna filosofis pasukan yang selalu memberikan cahaya
                  di dalam kegelapan.


                  Nama Mantrijeron berasal dari dua suku kata, “mantri” berasal dari bahasa Sansekerta
                  yang berarti juru bicara, menteri, jabatan yang lebih tinggi dari bupati yang memiliki
                  wewenang dalam struktur pemerintahan seperti halnya seorang patih. JIeron berasal
                  dari kata “jero” yang memiliki arti “dalam” atau “di dalam” (Poerwadarminta, 1939).
                  Keduanya dapat diartikan para pejabat keraton yang ada di dalam atau yang ada di suatu
                  kampung. Kampung khusus bagi para pejabat atau mantri. Secara filosofis gabungan
                  kedua kata  tersebut memiliki makna  seseorang atau pasukan  yang  mempunyai
                  wewenang untuk ikut ambil bagian dalam memutuskan segala sesuatu hal yang ada di
                  dalam lingkungan Keraton.






















                Sumber: https://www.google.co.id/maps



                                                                                             Lokasi Kampung
                                                                                             Mantrijeron
   252   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262