Page 254 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 254
236 Toponim Kota Yogyakarta
tempat tinggal bagi rakyat biasa, karena sesuai dengan perintah dari Hamengkubowono
VIII, bahwa warga harus diberi perlindungan dan tempat tinggal. Pada masa Agresi
Militer Belanda II di Yogyakarta, banyak warga yang dibunuh dan dirampas barang-
barang berharga mereka. Oleh sebab itu, sebagian warga meminta perlindungan
terhadap Pangeran Suryobrongto sehingga kemudian para warga tersebut diminta
untuk menempati ndalem Suryowijayan tersebut agar aman dari bahaya. Namun,
pihak Belanda merasa bahwa Pangeran Suryobrongto sengaja menyembunyikan para
warga. Oleh sebab itu, Pangeran Suryobrongto dibawa oleh pasukan Belanda untuk
ditahan. Sekarang ini ndalem Suryowijayan ini ditempati oleh Pangeran Yudahadiningrat
yang merupakan putera dari Pangeran Suryobrongto dan juga sebagai cucu dari
Hamengkubowono VIII. Sampai sekarang ndalem Suryowijayan tidak hanya menjadi
tempat tinggal bagi para pangeran ataupun keluarga keraton lainnya, tetapi sudah
menjadi pemukiman bagi para warga biasa yang kemudian dikenal dengan kampung
Suryowijayan. Sumber: https://www.google.co.id/maps
Lokasi Kampung
Suryowijayan

