Page 250 - Ebook_Toponim Jogja-
P. 250

232         Toponim Kota Yogyakarta












                             lepas dari sosok Pangeran Arya Puger, seorang bangsawan keraton yang juga putra
                             dari Sri Sultan Hamengkubuwono IV, yang sedang melakukan perjalanan ke kampung
                             Gedongkiwo. Pada  saat itu Pangeran  Puger ditemani oleh abdi dalemnya sedang
                             beristirahat sejenak di bagian lain yang masih berada di wilayah Gedongkiwo. “Ketika
                             Pangeran Puger sedang melihat beberapa pohon buah duku yang tumbuh subur di sana
                             sehingga pangeran tersebut berinisiatif memberikan nama Kampung Dukuh. Setelah
                             selesai berisitirahat di sana, Pangeran Puger menyatakan kepada para abdi dalemnya
                             bahwa  dia  berkeinginan  suatu saat  dimakamkan  di  kampung  tersebut” (Karlina,
                             2018:2). Pasca menyampaikan keinginannya tersebut, beberapa saat kemudian dimulai
                             pembangunan makam dan masjid sehingga setelah selesai mulai muncul perkampungan
                             hingga tetap eksis sampai dengan saat ini.







































                 Lokasi Kampung                                                                         Sumber: https://www.google.co.id/maps
                        Dukuh
   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254   255