Page 330 - Buku Paket Kelas 11 Agama Hindu
P. 330

 bahwa perkawinan itu besifat Religius (sakral) dan wajib hukumnya. Perkawinan (Grhasta) sangat dimuliakan karena bisa memberikan kesempatan atau peluang kepada anak/keturunan untuk melebur dosa-dosa leluhurnya agar bisa menjelma atau menitis kembali kedunia. Setiap orang yang telah hidup berumah tangga memiliki beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan.Tujuan perkawinan menurut Undang-Undang Perkawinan No.1 Tahun 1974 Pasal 1 adalah untuk:
1. Membentuk keluarga bahagia lahir dan bhatin, sejahtera, dan kekal abadi berdasarkan ke Tuhanan Yang Maha Esa.
2. Melahirkan keturunan atau anak suputra untuk menyelamatkan dan mendoakan agar leluhurnya mendapat jalan yang terang, sebagai kelanjutan siklus kehidupan keluarga, karena anak/keturunan merupakan pelita kehidupan
3. Memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani yang dilandasi dengan Dharma/kewajaran
4. Membina rumah tangga dan bermasyarakat
5. Melaksanakan Yadnya (Panca Yadnya).
Kelima kewajiban ini sesungguhnya adalah tugas mulia yang patut diemban dan dilaksanakan selama hidup bersuami-istri. Bagaimana tujuan perkawinan yang mulia itu dapat diwujudkan oleh umat Hindu, adakah petunjuk atau sistim yang wajib dilakoni oleh pasangan suami-istri menurut agama Hindu? Sebelumnya kerjakanlah soal-soal uji kompetensi berikut ini dengan baik!
324 Kelas XI SMA/SMK Kurikulum“13



























































































   328   329   330   331   332