Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 134

Ringkasan

              Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan berencana membuat posko aduan Tunjangan Hari Raya
              (THR)  pekan  ini.  Hal  tersebut  disampaikan  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  Kota  Balikpapan,  Ani
              Mufidah usia rapat pimpinan gabungan bersama Walikota Rizal Effendi.



              POSKO ADUAN THR DI BALIKPAPAN SEGERA BUKA, AKHIR PEKAN SIAP LAYANI
              VIA HOTLINE
              TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan berencana membuat
              posko aduan Tunjangan Hari Raya (THR) pekan ini.

              Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Balikpapan, Ani Mufidah usia rapat
              pimpinan gabungan bersama Walikota Rizal Effendi.

              Ia mengatakan surat edaran mengenai THR telah ditandatangani walikota dan segera disebarkan
              ke berbagai perusahaan di Kota Minyak, julukan Kota Balikpapan.

              "Kami juga buka posko aduan nanti," kata Ani Mufidah, Senin (19/4/2021).

              Sebagaimana diketahui, THR merupakan momen yang paling ditunggu para tenaga kerja formil
              pada saat bulan Ramadan.

              Pasalnya, para tenaga kerja akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri yang nilainya
              satu bulan gaji.

              "Biasanya posko aduan akan dioperasikan pada H - 7 Idulfitri. Masih lama," ucapnya.

              Posko tersebut difungsikan pada hari kerja atau Senin - Jumat. Sedangkan Sabtu dan Minggu,
              Disnaker Balikpapan akan melayani aduan melalui hotline.

              "Pekan ini mulai dibuat. Sudah diproses," sebutnya.

              Disnaker Kota Balikpapan pun berharap perusahaan membayarkan THR kepada pekerja sesuai
              Peraturan Menteri Tenaga Kerja.

              Tentunya  dengan  mengadakan  pertemuan  bipartit  dengan  pekerja  apabila  perusahaan  yang
              bersangkutan tak mampu membayar THR.

              "Diskusi antara pengusaha dengan pekerja dan nanti dibuat perjanjian bersama untuk dilaporkan
              ke Disnaker," jelasnya.
              Bipartit nantinya akan mencari jalan keluar atau solusi dalam penyaluran THR, misalnya dengan
              cara dicicil.

              Sedangkan posisi Disnaker sebatas memonitoring pelaksanaan kesepakatan antara perusahaan
              dan pekerja.

              "Dicicil  atau  tidak,  itu  tergantung  kesepakatan.  Tugas  kami  mengawasi  pelaksanaan  dari
              perjanjian," pungkas Ani Mufidah.

              Dibayar Penuh dan Tepat Waktu Berita sebelumnya. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida
              Fauziyah meminta perusahaan membayar tunjangan hari raya (THR) tahun 2021 dibayar penuh
              dan tepat waktu kepada para pekerja/buruh.




                                                           133
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139