Page 160 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 160

Tugas unsur serikat pekerja dan organisasi pengusaha itu bertugas untuk memantau jalannya
              Posko Pelaksanaan THR Keagamaan 2021, yang diluncurkan secara resmi oleh Manaker Ida pada
              hari ini.

              Selain  itu  unsur  serikat pekerja  dan  organisasi pengusaha  itu  juga  dapat  memberikan  saran
              masukan mengenai pelaksanaan Pokso THR 2021, yang salah satu tugasnya adalah memberikan
              konsultasi  terkait  pembayaran  THR  dan  pelayanan  pengaduan  terkait  penyalurannya.  "Kami
              sangat  terbuka  diawasi  oleh  teman-teman  dari  serikat  pekerja  dan  buruh  maupun  dari
              pengusaha. Kami sangat terbuka mendapatkan masukan dari teman-teman," kata Ida.

              Selain dibentuk di pusat, Posko THR 2021 akan dibentuk di tingkat provinsi dan kabupaten/kota
              di seluruh Indonesia untuk membuat koordinasi menjadi lebih efektif.

              Ia  berharap,  Posko  THR  2021  dapat  berjalan  sesuai  dengan  mekanisme  dan  ketentuan
              perundangan dengan tertib dan efektif, serta tercapai kesepakatan yang dapat memuaskan para
              pihak, yaitu pekerja dan pengusaha.
              Bagi pengusaha yang melakukan pelanggaran pelaksanaan THR Keagamaan 2021, Ida meminta
              kepada  para  pemimpin  daerah  agar  tidak  segan-segan  menjatuhkan  sanksi  sesuai  dengan
              peraturan perundangan yang berlaku.

              Sebelumnya,  Menaker  Ida  telah  menerbitkan  Surat  Edaran  (SE)  Nomor  M/6/HK.04/IV/2021
              tentang  Pelaksanaan  Pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Keagamaan  Tahun  2021  bagi
              Pekerja/Buruh di Perusahaan yang mewajibkan pengusaha untuk memberi THR secara penuh
              kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran.

              Namun, pemerintah memberikan kelonggaran bagi perusahaan yang masih terdampak pandemi
              COVID-19 dan tidak mampu membayar THR sesuai waktu yang ditentukan, yakni bisa membayar
              THR maksimal H-1 Lebaran.

              Kelonggaran  itu  dengan  catatan  pengusaha  harus  melakukan  dialog  dengan  pekerja  untuk
              mencapai kesepakatan berdasarkan laporan keuangan transparan dan dilaporkan tertulis kepada
              Dinas Ketenagakerjaan setempat tujuh hari sebelum Lebaran.



































                                                           159
   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165