Page 235 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 235

pengaduan dan pengawasan THR yakni sebagai perlindungan bagi pekerja Jawa Timur bahwa
              seluruhnya mendapatkan THR sebagaimana haknya.


              DISNAKER JATIM SEGERA BUKA POSKO PENGADUAN THR, PASTIKAN PEKERJA
              DAPAT THR MAKSIMAL H-7 LEBARAN 2021

              TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kepala Disnaker Jatim, Himawan Estu Bagijo mengatakan,
              pihaknya dalam waktu dekat akan mendirikan posko pengaduan dan pengawasan terkait THR.
              Satu di antara pendirian posko pengaduan dan pengawasan THR yakni sebagai perlindungan
              bagi pekerja Jawa Timur bahwa seluruhnya mendapatkan THR sebagaimana haknya.

              "Insya  Allah  minggu  depan  kita  akan  dirikan  posko  THR,"  kata  Himawan  Estu  Bagijo,  Senin
              (19/4/2021).
              "Kita buka posko sebagai upaya perlindungan bagi rekan rekan pekerja di Jatim," sambung dia.

              Dia menegaskan, pada prinsipnya THR harus dibayarkan oleh perusahaan dan pengusaha. Kata
              dia, THR menjadi hak pekerja yang harus dibayarkan maksimal H-7 sebelum lebaran Idul Fitri.

              THR juga menjadi kewajiban pengusaha untuk membayarkan.

              "Prinsipnya  THR  harus  dibayar.  Kalau  ada  ketidakmampuan  maka  harus  dibicarakan  dengan
              pekerja," katanya.

              "Makanya kita menbuka posko supaya cepat kita tahu kondisi THR di Jatim," tegasnya.

              Himawan menyebutkan, pengusaha harus jujur, khususnya dalam membuat laporan keuangan
              sebelum  mengeluarkan  THR.  Jangan  sampai  karena  kondisi  pandemi,  pengusaha  atau
              perusahaan memanipulasi laporangan keuangan mereka untuk menghindari pencairan THR.
              Bahkan  ada  kewajiban  perusahaan  yang  misalnya  tidak  mampu  membayarkan  THR  maka
              mereka harus membuat laporan keuangan yang disampaikan ke pekerja atau serikat pekerjanya.

              "Pengusaha harus jujur. Kalau tidak bisa bayar THR harus membuat laporan ya. Jika perlu ada
              audit eksternal untuk audit cash flow mereka. Itu kewajiban," tegasnya.

              Sesuai  pesan  Gubernur  Jawa  Timur  Khofifah  Indar  Parawansa,  seluruh  pihak  baik  pekerja
              maupun  perusahaan  harus  menjaga  kondusivitas.  Disnaker  Jatim  sudah membuat  komitmen
              bersama pekerja Jatim agar tak sampai ada demo apalagi mogok kerja karena masalah THR.
              Semua harus dibicarakan dan mencapai kesepakatan.

              "Dan pesan kita, pandemi jangan dijadikan alasan tidak memberikan THR," pungkas Himawan.
              Di sisi lain, Ketua SPSI Jawa Timur, Ahmad Fauzi mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya
              ketentuan pemerintah pusat melalui Kemenaker terkait THR yang harus dibayarkan maksimal
              seminggu sebelum lebaran.

              "Kita menyambut baik, di mana dalam SE Menaker soal THR itu formula THR itu minimal satu
              kali upah," tegasnya.

              Ia juga sepakat bahwa perusahaan yang mengeluhkan tidak bisa mengeluarkan THR maka harus
              dinegosiasikan dengan pekerja.

              "Tapi kami harap seluruh perusahaan di Jatim harus sanggup melaksanaan SE Menaker soal
              THR," pungkasnya.

                                                           234
   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240