Page 293 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 293

MENAKER IDA: SAMPAI HARI INI, BELUM ADA PERUSAHAAN LAPOR TAK MAMPU
              BAYAR THR
              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  memastikan  per  hari  ini,  Senin  (19/4),  belum  ada
              perusahaan  yang  melaporkan  tidak  bisa  memenuhi  kewajibannya  untuk  membayarkan
              Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Keagamaan  2021.  Setelah  skema  pembayaran  THR  tahun  ini
              dilakukan secara penuh dan tepat waktu atau tidak lagi dicicil seperti tahun 2020 lalu.

              "Sampai  hari  ini  belum  ada  perusahaan  yang  tidak  mampu  (membayar  THR  2021),  karena
              biasanya bisa terbaca adanya itu pada minggu kedua dan minggu ketiga," tegasnya dalam acara
              Launching Posko THR Tahun 2021 dan Call Center 1500-630, Senin (19/4).

              Mengingat, saat ini baru memasuki awal Ramadan. Sehingga, belum ada satu pun perusahaan
              yang melaporkan kepada Dinas Ketenagakerjaan setempat atas ketidakmampuan dengan skema
              pembayaran THR di tahun ini. "Karena biasanya bisa terbaca adanya (laporan) itu pada minggu
              kedua dan minggu ketiga (Ramadan)," bebernya.
              Selain itu, tenggat waktu pembayaran THR Keagamaan di tahun ini juga dinilai masih cukup
              panjang. Yakni sampai dengan H-7 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Jadi, sampai hari ini
              belum ada pengaduan yang masuk terkait dengan ketidakmpuan perusahaan membayar THR,"
              ujar dia menekankan.
              Sebelumnya, Ida memastikan skema pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021
              dilakukan secara penuh dan tepat waktu. Mengingat pemberian THR merupakan upaya untuk
              memenuhi  kebutuhan  pekerja  atau  buruh  dan  keluarganya  dalam  merayakan  hari  raya
              keagamaan.

              "Momen  keagamaan  ini  tidak  hanya  ditunggu  umat  Islam  untuk  beribadah  selama  sebulan
              penuh, namun juga yang ditunggu THR Keagamaan. Saya kira juga dinanti oleh teman-teman
              buruh dan pekerja di tanah air untuk memenuhi kebutuhan para pekerja dan keluarganya dalam
              merayakan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah," ungkapnya dalam acara konferensi pers tentang
              Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021, Senin (12/4).

              Menaker  Ida  bilang,  keputusan  untuk  merestui  pembayaran  THR  tahun  ini  dilakukan  secara
              penuh  lantaran  pemerintah  telah  berupaya  maksimal  dalam  memberikan  berbagai  insentif
              terhadap pelaku usaha selama pandemi Covid-19 berlangsung.

              "Sebagaimana  kita  ketahui  bersama  pemerintah  sudah  memberikan  dalam  berbagai  bentuk
              dukungan kepada pengusaha untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19," ucapnya.

              Tak  hanya  itu,  pada  tahun  2020  lalu  Kementerian  Ketenagakerjaan  juga  telah  memberikan
              kelonggaran  bagi  perusahaan  yang  tidak  mampu  membayar  THR.  Diantaranya  dengan  cara
              boleh dicicil. "Waktu itu pertimbangannya adalah kelangsungan usaha," bebernya.

              [azz].
















                                                           292
   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298