Page 291 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 291

Ida menekankan, bagi pekerja atau pengusaha yang ingin datang ke posko secara fisik, maka
              harus  tetap  mematuhi  protokol  kesehatan  yang  telah  ditetapkan  Pemerintah.  Kemnaker
              dikatakannya juga telah menyediakan layanan swab antigen gratis di lokasi.

              "Jadi tetap teman-teman harus bawa hasil PCR tes maupun rapid antigen. Jika tidak kami akan
              sediakan  secara  gratis  kepada  teman-teman  yang  belum  memiliki  surat keterangan  COVID,"
              tegas Ida.

              Melalui posko ini, Ida mengatakan, terdapat tiga layanan yang akan diberikan Pemerintah, yaitu
              informasi seputar peraturan THR 2021, ruang konsultasi serta tempat pengaduan pelaksanaan
              THR Keagaan 2021.

              Dengan  demikian,  posko  ini  dikatakannya  bertujuan  untuk  untuk  memberikan  pelayanan
              konsultasi  pembayaran  THR,  memantau  pelayanan  pengaduan  layana  THR,  memantau
              pelaksanaan penegakan hukum THR hingga tempat koordinasi dengan pemangku kepentingan.

              "Posko ini tidak hanya dibentuk di tingkat pusat tapi kami minta pemerintahan provinsi dan kota
              bentuk  posko  yang  sama.  Kalau  dilakukan  secara  offline  saya  tetap  berpesan  untuk  tetap
              mematuhi protokol kesehata," papar dia.

              Sebelumnya, Kemanaker secara resmi telah mewajibkan para pengusaha untuk membayarkan
              THR  bagi  para  pekerja  atau  buruhnya  secara  penuh  dan  tepat  waktu.  Pemerintah  meminta
              komitmen pembayaran THR oleh pengusaha.

              Ida menyatakan, komitmen ini harus dibuktikan karena Pemerintah telah memberikan banyak
              bantuan ataupun insentif kepada para pengusaha. Bantuan dan insentif itu digelontorkan untuk
              menghadapi Pandemi COVID-19.

              "Untuk itu diperlukan komitmen para pengusaha untuk membayar THR secara penuh dan tepat
              waktu kepada pekerja atau buruh," kata dia beberapa waktu lalu.

              Ketetapan ini telah dimuat dalam Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021. SE ini diterbitkan
              Ida berdasarkan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional, tim kerja dewan pengupahan
              nasional dan komunikasi dengan pengusaha dan serikat pekerja.

              Ida juga menekankan, pada 2020 Pemerintah juga telah memberikan ruang dalam keuangan
              perusahaan bahwa pembayaran THR kala itu diperbolehkan untuk bayar secara bertahap atau
              dicicil. Selain itu, boleh ditetapkan berdasarkan dialog antara pengusaha dan pekerjanya
              Ida menegaskan, batas waktu yang telah ditetapkan untuk membayar THR adalah 7 hari sebelum
              hari raya keagamaan Idul Fitri berlangsung. Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
              36 Tahun 2021 dan Permenaker Nomor 6 tahun 2016.

              "Sudah saya sampaikan ketentuan THR sebagaimana ketentuan Permenaker Nomor 6 Tahun
              2016 bahwa pembayaran THR harus diberikan H-7 sebelum hari raya itu tiba," tegas dia.

















                                                           290
   286   287   288   289   290   291   292   293   294   295   296