Page 387 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 387
Kepala Disnaker Kota Semarang, Sutrisno mengajak para pengusaha tertib dan teratur dalam
memberikan THR kepada para pekerjanya. Pihaknya akan membentuk posko pengawalan THR.
Posko ini nantinya diharapkan bisa membantu memberikan solusi mengenai pemberian THR.
"Posko ini amanah dari Kementrian. Nanti, saya akan bersurat kepada wali kota untuk
pembentukan posko. Posko ini untuk konsultasi, koordinasi, mau mengadu pun kami terima,"
papar Sutrisno, Senin (19/4/2021).
Tidak hanya membuat posko, Sutrisno memaparkan, Disnaker Kota Semarang akan melakukan
supervisi kepada para perusahaan untuk memastikan mereka benar-benar memiliki itikad baik
memberikan THR kepada para pekerjanya.
Dia tidak ingin pandemi Covid-19 menjadi alasan para pengusaha tidak memberikan THR.
"Kami akan supervisi kepada beberapa pengusaha apakah teman-teman pengusaja ada itikad
janji itu supaya teman-teman buruh dapat ketentraman dan ketenangan saat menjalani hari
raya," ucapnya.
Berdasarkan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan, THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh
hari sebelum hari raya keagamaan.
Nominal THR sebesar satu bulan upah bagi pekerja yang telah bekerja 12 bulan atau lebih.
Sementara bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus-menerus atau lebih
tetapi kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa
kerja dibagi 12 bulan kemudian dikali 1 bulan upah.
"Yang lebih dari satu tahun minimal sekali gaji. Yang kurang dari satu tahun diberikan secara
proporsional. Itu minimal. Saya harap pengusaha berikan yang maksimal," ujarnya.
Sutrisno menjelaskan, jika ada perusahaan yang tidak mampu memberikan THR sesuai waktu
yanh ditentukan perundang-undangan, mereka harus dapat menunjukan kepada pemerintah
bahwa mereka dalam kondisi pailit. Dia juga meminta perusahaan melakukan kesepakatan
dengan pekerja.
"Tanggal 26 - 27 Mei nanti kami coba rakor dengan Apindo dan Dewan Pengupahan secara
tripartid untuk sekaligus menyosialisasikan hal ini," katanya. (El).
386

