Page 414 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 414
Sekretaris Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia (PHRI) DPC Kota Cirebon, Indra
Darmawan Sumama menuturkan, sejatinya, pihak pengusaha, pengelola dan pemilik hotel, akan
selalu mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Aturan pemberian THR bagi pekerja
dan buruh tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) yang diterbitkan oleh Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemenaker) Nomor: M/6/HK04/IW2021, bahwaTHR wajib dibayarkan penuh.
Mempertimbangkan kondisi keuangan yang berbeda di setiap perusahaan, bila ternyata tidak
mampu, pemerintah masih memberikan kesempatan dengan beberapa syarat Antara lain,
mengadakan dialog antara pengusaha, pengelola, dan pemilik hotel dengan para pekerjanya.
Untuk kemudian pelaksanaan pemberian THR-nya dapat dilakukan dengan cara kekeluargaan
dan iktikad baik.
Kesepakatan itu harus disampaikan secara tertulis untuk kemudian dilaporkan kepada Dinas
Ketenagakerjaan (Disna-ker) setempat, khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon. "Aturan
dari pemerintah tersebut sudah baik, dan cukupJfrirbagi kedua belah pihak Di masa pandemi ini,
memang semuanya terasa sulit Tapi kita pun dituntut untuk dapat menerima hal yang luar biasa.
Seperti contohnya kebijakan pemberian THR ini," jelasnya.
Dari informasi yang diterima, hotel-hotel PHRI DPC Kota Cirebon, khususnya hotel berbintang
memiliki komitmen akan membayarkan THR secara penuh. Saat ini, tinggal menunggu informasi
dari hotel melati dan restoran, sejauh ini belum ada informasi yang masuk
Berkaca pada tahun 2020 lalu, dunia pariwisata di Jawa Barat pada umumnya sangat terdampak
oleh adanya wabah Covid-19. Terlihat dari ditutupnya operasional beberapa hotel selama satu
sampai tiga bulan, khususnya di Kota Cirebon. Kondisi tersebut memaksa pihak pengusaha,
pengelola dan pemilik hotel melakukan berbagai cara untuk dapat bertahan hidup.
Kondisi perekonomian pun merosot, mengakibatkan tersendatnya pemberian gaji dan THR
kepada para pekerja. Namun, mayoritas hotel masih bisa memberikan THR dengan besaran yang
disesuaikan.
"Di Citradream Hotel sendiri tahun ini THR-nya Insya Allah akan dibayarkan penuh dalam satu
kali pembayaran," ungkap Indra, yang juga merupakan manager Hotel Citradream Cirebon.
Sejalan dengan itu, Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPC Cirebon,
Endro Basuki mengungkapkan, pembayaran THR hingga saat ini masih on sehedule. Tahun lalu,
di saat awal pandemi, sebagian hotel ada yang melakukan pembayaran dengan dicicil. Namun
tahun ini sudah ada beberapa hotel yang akan membayarakan THR dalam satu kali pembayaran.
"PembayaranTHR di sebagain besar hotel di Cirebon on traek untuk tahun ini," tukasnya.
Sementara itu, Aston Cirebon I lotel tetap bisa membayarkan THR secara full. General Manager
Aston Cirebon Hotel and Convention Center, Niken Damayanti menuturkan, tahun lalu, meski
hotel sempat tutup sementara, namun pembayaran THR tetap dilakukan dalam satu kali
pembayaran.
"Tahun ini kami juga lakukan pembayaran THR satu kali pembayaran," jelasnya.
Ia menambahkan, dengan mulai membaiknya sektor ekonomi saat ini, dan okupansi hotel mulai
membaik, pengelola hotel sudah seharusnya bisa melakukan pembayaran THR kepada
pekerjanya, (apr)
413

