Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 50

MENKO AIRLANGGA: PEMBAYARAN THR JADI PENGUNGKIT EKONOMI

              Menteri  Koordinator  (Menko)  bidang  Perekonomian  Airlangga  Hartarto  mengatakan  bahwa
              pembayaran tunjangan hari raya (THR) menjadi salah satu pengungkit ekonomi. Lebih lanjut Ia
              mengingatkan  kepada  para  pengusaha  agar  THR  pekerja  dibayar  penuh  dan  paling  lambat
              dibayarkan seminggu sebelum lebaran.

              "Nah  sedangkan  untuk  pengungkit  ekonomi  THR  untuk  pekerja  sudah  ada  SE  Menaker  No.
              M/6/HK.04/IV/2021  dibayar  secara  penuh  dan  paling  lama  dibayarkan  H-7,"  katanya  dalam
              keterangan persnya Senin (19/4/2021).

              Dia mengatakan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) akan membentuk posko THR untuk
              melakukan pengawasan. "Kemenaker akan membuat posko THR untuk memonitor," ujarnya.

              Sebelumnya  Presiden  Joko  Widodo  (Jokowi)  juga  mendorong  agar  swasta  membayarkan
              tunjangan hari raya (THR) bagi karyawannya. Hal ini disampaikan Jokowi di akun Instagramnya.

              "Karena  itulah  menjelang  bulan  Ramadhan  ini  pemerintah  mendorong  pihak  swasta  untuk
              memberikan  tunjangan hari  raya  (THR) bagi  para  karyawannya.  Hal  ini  mengingat  sejumlah
              fasilitas dan insentif kepada sejumlah sektor yang telah diberikan pemerintah," katanya dikutip
              dari akun instagram @JokowiKamis (8/4).

              Sambung Airlangga menerangkan bahwa saat ini pemerintah pun berusaha untuk mempercepat
              penyaluran bantuan sosial (bansos). "Di saat yang sama pemerintah mempercepat penyaluran
              sejumlah bantuan dan perlindungan sosial," ungkapnya.

              Menurutnya  pembayaran  THR  dan  penyaluran  bantuan  sosial  akan  memacu  pertumbuhan
              perekonomian nasional. "Pembayaran THR dan penyaluran bantuan dan perlindungan sosial ini
              akan  menggerakkan  konsumsi  masyarakat  yang  diharapkan  akan  memacu  pertumbuhan
              perekonomian nasional," ujarnya.[tyo].






































                                                           49
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55