Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2021
P. 47

DISNAKER BENTUK TIM PANTAU

              Pastikan THR Pekerja Dibayar Penuh

              DEPOK Jawa Pos - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok baru menindaklanjuti kebijakan
              pemerintah pusat mengenai tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 2021. Kadisnaker Kota Depok
              Manto Jorghi menegaskan setiap perusahaan harus membayar tunjangan hari raya (THR) secara
              penuh.

              Sesuai dengan surat edaran Kemenaker dan gubernur Jawa Barat, THR harus cair paling lambat
              H-7  Lebaran.  'Kami  baru  terima  pagi  ini,"  ujarnya  kemarin  (19/4).  Pihaknya  saat  ini  bersiap
              mengeluarkan surat edaran wali kota Depok sebagai aturan turunan. Isinya tidak akan jauh
              berbeda dengan yang dikeluarkan provinsi maupun Kemenaker yang mengatur pencairan THR
              secara  penuh  Perusahaan  tidak  bisa  mencicil  pemberian  THR.  Jika  perusahaan  tidak  bisa
              mengeluarkan THR sesuai ketentuan keringanan hanya diberikan dengan cara mengundurkan
              waktu pemberian THR. "Kalau ada permasalahan tidak mengurangi jumlah. Mungkin waktunya
              diundur H-1, H-3. Kalau jumlah tidak bisa dikurangi," lanjutnya.

              Selain menerbitkan SE wali kota disnaker bersama pihak lain membentuk tim pemantauan terkait
              pemberian  THR.  Mereka  bisa  mengamati  langsung  serta  menerima  laporan  soal  perusahaan
              mana saja yang melanggar ketentuan.
              Tim monitoring tersebut terdiri atas unsur polres UPTD pengawasan Disnaker Provinsi Jawa barat
              Disnaker  Kota  Depok,  Asosiasi  Pengusaha  Indonesia  (Apindo)  dan  unsur  serikat  pekerja
              'Biasanya ada laporan ke kami. Kami verifikasi kelapangan,' jelasnya Saat ini kata Manto, terkait
              ketentuan THR pihaknya telah menggelar sosialisasi kepada sejumlah perusahaan di Kota Depok.
              Meski begitu Manto tidak menjelaskan bagaimana sanksi kepada perusahaan yang bandel dan
              tidak mengikuti aturan yang ada. "Surat edaran sudah kami bagi melalui Apindo. Mereka tinggal
              menunggu surat edaran dari wali kota," terangnya.

              Hingga saat ini menurut dia belum ada perusahaan yang mengeluh tidak bisa memberikan THR
              kepada karyawannya. Dia berharap hingga waktu yang telah ditentukan semua perusahaan di
              Depok mampu menunaikan kewajiban. "Kalau dari industri-industri kayaknya sudah klir. Saya
              juga sudah bicara dengan ketua Apindo. Perusahaan menengah ke atas siap memenuhi. Tahun
              lalu juga sama," tambahnya. (bry/co4/byu)
































                                                           46
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52