Page 279 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 NOVEMBER 2021
P. 279

"Data (besarak kenaikan UMP, Red) dari BPS itu paling lambat 5 November sudah kita terima,"
              kata Adi, saat dihubungi MNC di Jakarta, Rabu (3/11/2021).
              Menurut dia, polemik terkait kenaikan upah minimum yang sempat disebut-sebut sebesar 10
              persen,  tetap  harus  mengacu  pada  peraturan  yang  ditetapkan  pemerintah  dan  tidak
              menggunakan pendekatan yang berbeda-beda di tingkat daerah.

              "Hal ini dibarengi upaya peningkatan produktifitas ketenagakerjaan," ujar Adi.

              Sementara  itu,  Ketua  Umum  APINDO,  Hariyadi  B.  Sukamdani,  mengatakan  mengapresiasi
              keputusan Pemerintah terkait Upah Minimum yang mengacu pada kondisi perekonomian makro
              tahun berjalan.

               “Diharapkan  Kepala  Daerah  patuh  dan  taat  untuk  mengikuti  formula  berdasar  PP  Nomor
              36/2021. Terlebih, kondisi pandemi menuntut adanya percepatan pemulihan ekonomi melalui
              penyerapan tenaga kerja di tengah masyarakat,” tutur Hariyadi.

              Sebagaimana diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan RI akan mengumumkan besaran Upah
              Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 dalam waktu dekat, dimana penetapan UMP dituangkan
              melalui Keputusan Gubernur dan diumumkan paling lambat 21 November tahun berjalan dan
              UMK ditetapkan dengan Keputusan Gubernur dan diumumkan paling lambat 30 November tahun
              berjalan.

              Upah  Minimum  akan  diberlakukan  per  tanggal  1  Januari  pada  tahun  berikutnya.  Saat  ini
              Pemerintah  bersama  perwakilan  pengusaha  dan  pekerja  masih  terus  membahas  isu  Upah
              Minimum bersama Dapenas.

              Editor : Cahya Sumirat








































                                                           278
   274   275   276   277   278   279   280   281   282   283   284