Page 96 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 MEI 2021
P. 96
Menaker Ida menambahkan pihaknya melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi
dan Produktivitas juga meningkatkan kerja sama denganasosiasi dunia usaha, pelaku ekonomi
kreatif dan dunia industri yang berada di sekitar wilayah tersebut.
"Kita dorong setiap BLK Komunitas pariwisata untuk bermitra dengan PHRI dan asosiasi profesi
yang terkait dunia pariwisata seperti asosiasi chef, tour leader, spa, house keeping, dan lainnya.
Kita harapkan lulusan BLK komunitas dapat terserap pasar kerja di sektor pariwisata," katanya.
Ida mengharapkan kepada seluruh stakeholders baik pemerintah pusat/daerah, instansi, dan
lembaga keagamaan, bisa terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mengawal program BLK
Komunitas di sektor pariwisata ini.
Sementara itu, perwakilan dari Asosiasi PHRI, Retno memberikan apresiasi atas kerja sama yang
selama ini terjalin baik dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Pihaknya juga mendukung
kebijakan pemerintah untuk memberdayakan lulusan BLK Komunitas di sektor pariwisata.
"Kita akan terus memberikan progres kolaborasi dan koordinasi yang selama ini telah dilakukan
dengan Kemnaker. Kita juga siap menerima kerja sama program pemagangan dari Kemnaker
untuk mendukung lima destinasi wisata super prioritas,"katanya.
BLK Komunitas merupakan salah satu terobosan masifikasi pelatihan vokasi. Sejak dirintis pada
2017 hingga 2020, terdapat 2.127 lebih BLK Komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kementerian Ketenagakerjaan juga telah melakukan berbagai upaya percepatan dan
pengembangan BLK Komunitas dan program pelatihan vokasinya sehingga saat ini menjadi 23
kejuruan. (CM) (srf).
95

