Page 130 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 130

PER 31 DESEMBER 2020, PENYALURAN SUBSIDI GAJI CAPAI RP 29,4 TRILIUN

              Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) telah menyalurkan
              bantuan  pemerintah  berupa  bantuan  subsidi  gaji  /upah  (BSU)  kepada  pekerja/buruh.  BSU
              disalurkan  melalui  dua  termin  pembayaran  yakni  termin  pertama  pada  periode  September-
              Oktober dan periode kedua November-Desember.

              Target penerimaan bantuan pemerintah berupa subsidi gaji /upah sendiri sebanyak 12.403.896
              orang dengan anggaran sebesar Rp 29.769.350.400.000.

              Berdasarkan data sementara per 31 Desember 2020, anggaran BSU telah terealisasi sebesar Rp
              29.416.358.400.000 atau sekitar 98,81 persen.

              Jika dilihat per termin, BSU pada termin pertama telah tersalurkan kepada 12.265.437 penerima
              dengan total anggaran sebesar Rp 14.718.524.400.000 (98,88 persen).
              Sedangkan untuk termin kedua telah tersalurkan kepada 12.248.195 orang dengan anggaran
              sebesar Rp14.697.834.000.000 (98,74 persen).

              Adapun  bantuan  pemerintah  berupa  subsidi  gaji  /upah  yang  belum  tersalurkan  sebanyak
              294.160  orang.  Data  tersebut  saat  ini  masih dalam  tahap  rekonsiliasi  dengan  Bank Himbara
              sebagai bank penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran yang rill.

              "Sisa anggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada
              tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan. Di samping itu,
              data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku
              Bank Penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank sesuai rekening
              calon  penerima  sehingga  memerlukan  waktu,"  kata  Plt.  Dirjen  PHI  dan  Jamsos,  Tri  Retno
              Isnaningaih dalam tertulis di Jakarta, Sabtu (9/01/2020).
              Tri Retno menambahkan, Kemnaker terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan,
              agar bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah tahun 2020 dapat disalurkan kembali kepada
              pekerja/buruh yang belum menerima.

              "Kita juga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data
              rekening yang belum dapat tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima
              yang  belum  tersalurkan  dimungkinkan  dapat  dilanjutkan  proses  penyalurannya  di  tahun  ini"
              katanya.
              Pemerintah  melalui  Kementerian  Ketenagakerjaan  berencana  melanjutkan  kembali  Bantuan
              Langsung Tunai Subsidi Gaji untuk pekerja/buruh di tahun 2021, sebesar Rp 600 ribu per bulan
              atau Rp 1,2 juta setiap termin.

              Hal  itu  disampaikan  oleh  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  pihaknya  menegaskan  siap
              mendukung kembali perpanjangan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk tahun 2021.

              Dalam  keterangannya  pada  Desember  2020,  Menaker  mengatakan  terkait  kebijakan  BSU  di
              tahun 2021, saat ini masih dalam tahap diskusi pembahasan di tingkat Komite PEN. Tentunya
              hal itu sejalan dengan kondisi saat ini yang masih pandemi covid-19.

              Berdasarkan laporan Menaker penyaluran realisasi Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau Subsidi Gaji
              per 14 Desember 2020 sudah mencapai Rp 27,96 triliun (93,94 persen).

              "Kami informasikan saat ini penyaluran BSU telah sampai pada termin II. Adapun penyaluran
              BSU per 14 Desember 2020 menunjukkan bahwa realisasi BSU sudah mencapai Rp 27,96 triliun
              93,94 persen," kata Ida dalam konferensi pers Kupas Tuntas Program Bantuan Subsidi Upah,
              Kamis (17/12/2020) lalu.
                                                           129
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135