Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 133

PENCAIRAN SUBSIDI GAJI MASIH BERLANGSUNG, SUDAH MENCAPAI 98,91
              PERSEN
              Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) mengumumkan, hingga saat ini Kemnaker masih
              menyalurkan bantuan subsidi upah ( BSU ) kepada pekerja atau buruh dengan gaji kurang dari
              Rp 5 juta per bulan.

              Penyaluran subsidi gaji atau subsidi upah ini dilaksanakan dalam dua kali pencairan yakni termin
              I (September-Oktober) dan termin II (November-Desember).

              Target  penerima  bantuan  pemerintah  berupa  subsidi  gaji/upah  berjumlah  12.403.896  orang
              dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000.

              Berdasarkan data sementara per 31 Desember 2020, anggaran BSU telah terealisasi sebesar Rp
              29.416.358.400.000 atau sebesar 98,81 persen.
              Angka tersebut terbagi dalam termin I telah tersalurkan kepada 12.265.437 penerima dengan
              total anggaran sebesar Rp14.718.524.400.000 (98,88 persen).

              Sementara, untuk termin kedua telah tersalurkan kepada 12.248.195 orang dengan anggaran
              sebesar Rp14.697.834.000.000 (98,74 persen).

              Pelaksana  Tugas  (Plt)  Dirjen  Pembinaan  Hubungan  Industrial  (PHI)  dan  Jamsos,  Tri  Retno
              Isnaningsih, mengungkapkan, masih ada 294.160 orang yang belum mendapatkan pencairan
              BSU.

              Data  tersebut  saat  ini  masih  dalam  tahap  rekonsiliasi  dengan  Bank  Himbara  sebagai  bank
              penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran yang rill.

              "Sisa anggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada
              tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan," ujar Tri kepada
              Kompas.com, Sabtu (9/1/2021).
              "Di samping itu, data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank
              Himbara selaku bank penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank
              sesuai rekening calon penerima sehingga memerlukan waktu," lanjut dia.

              Mengenai apakah pada 2021 akan ada bantuan subsidi upah, Tri tidak bisa memastikannya.

              Menurut dia, kewenangan pengadaan BSU atau bantuan langsung tunai (BLT) pekerja ini dari
              Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

              "Menunggu info dari PEN," ujar Tri.

              Sementara  itu,  Kemnaker  terus  melakukan  koordinasi  dengan  Kementerian  Keuangan  agar
              bantuan  pemerintah  berupa  subsidi  gaji/upah  tahun  2020  dapat  disalurkan  kembali  kepada
              pekerja/buruh yang belum menerima.

              "Kami juga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data
              rekening yang belum dapat tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima
              yang  belum  tersalurkan  dimungkinkan  dapat  dilanjutkan  proses  penyalurannya  di  tahun  ini"
              lanjut dia.







                                                           132
   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138