Page 137 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 137

Subsidi  upah  disalurkan  melalui  dua  termin  pembayaran  yakni  termin pertama  pada  periode
              September-Oktober dan periode kedua November-Desember 2020.
              Target  penerimaan  subsidi  gaji  sebanyak  12,4  juta  orang  dengan  anggaran  senilai  Rp29,77
              triliun. Berdasarkan data sementara per 31 Desember 2020, anggaran bantuan subsidi gaji telah
              terealisasi sebesar Rp29,42 triliun (98,81 persen).

              Jika dilihat per termin, bantuan subsidi pada termin pertama telah tersalurkan kepada 12,26 juta
              penerima dengan total anggaran sebesar Rp14,72 triliun (98,88 persen). Sebaliknya, subsisi gaji
              termin kedua telah tersalurkan kepada 12,24 juta orang dengan anggaran Rp14,7 triliun (98,74
              persen).

              Namun,  Kementerian  Ketenagakerjaan  menyatakan  masih  ada  294.160  orang  yang  belum
              menerima subsidi gaji.

              Kementerian  Ketenagakerjaan  menyebutkan  data  tersebut  saat  ini  masih  dalam  tahap
              rekonsiliasi dengan Bank Himbara sebagai bank penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran
              yang rill.

              "Sisa anggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada
              tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan. Di samping itu,
              data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku
              Bank Penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank sesuai rekening
              calon penerima sehingga memerlukan waktu," kata Plt. Dirjen PHI dan Jamsos Kemenaker Tri
              Retno Isnaningsih, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (9/1/2020).

              Tri Retno menambahkan Kemenaker terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan
              agar subsidi gaji tahun ini dapat disalurkan kembali kepada pekerja yang belum menerima.

              "Kita juga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data
              rekening yang belum dapat tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima
              yang belum tersalurkan dimungkinkan dapat dilanjutkan proses penyaluran nya di tahun ini"
              katanya.


































                                                           136
   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142