Page 141 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 141
Tri Retno menambahkan, Kemnaker juga terus melakukan koordinasi dengan Kementerian
Keuangan. Langkah ini dimaksudkan agar bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah tahun
2020 dapat disalurkan kembali kepada pekerja/buruh yang belum menerima.
PENJELASAN KEMNAKER SOAL NASIB 294.160 PENERIMA SUBSIDI GAJI TAPI
BELUM TERIMA DANA
Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan pemerintah berupa bantuan subsidi
gaji/upah (BSU) kepada pekerja/buruh. BSU disalurkan melalui dua termin pembayaran yakni
termin pertama pada periode September-Oktober dan periode kedua November-Desember.
Plt. Dirjen PHI dan Jamsos, Tri Retno Isnaningaih, mencatat per 31 Desember 2020, anggaran
BSU telah terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000 atau mencapai 98,81 persen. Adapun target
penerima BSU sendiri sebanyak 12.403.896 orang dengan total anggaran sebesar
Rp29.769.350.400.000.
"Target penerimaan bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah sendiri sebanyak 12.403.896
orang dengan anggaran sebesar Rp29.769.350.400.000,-. Berdasarkan data sementara per 31
Desember 2020, anggaran BSU telah terealisasi sebesar Rp29.416.358.400.000,- (98,81
persen)," ujar dia dalam pernyataannya, Sabtu (9/1).
Dia merinci, BSU pada termin pertama telah tersalurkan kepada 12.265.437 penerima dengan
total anggaran sebesar Rp14.718.524.400.000 atau setara 98,88 persen. Sedangkan untuk
termin kedua telah tersalurkan kepada 12.248.195 orang dengan anggaran sebesar
Rp14.697.834.000.000 atau setara 98,74 persen.
Sehingga total bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan mencapai
294.160 orang. "Data tersebut saat ini masih dalam tahap rekonsiliasi dengan Bank Himbara
sebagai bank penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran yang rill," terangnya.
Pekerja Belum Terima Dana Bisa Menerima Tahun ini Oleh karena itu, sisa anggaran subsidi
gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada tanggal 31 Desember
2020. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan.
"Di samping itu, data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank
Himbara selaku Bank Penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank
sesuai rekening calon penerima sehingga memerlukan waktu," ucapnya.
Tri Retno menambahkan, Kemnaker juga terus melakukan koordinasi dengan Kementerian
Keuangan. Langkah ini dimaksudkan agar bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah tahun
2020 dapat disalurkan kembali kepada pekerja/buruh yang belum menerima.
"Kita juga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data
rekening yang belum dapat tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima
yang belum tersalurkan dimungkinkan dapat dilanjutkan proses penyaluran nya di tahun ini,"
ujar dia mengakhiri.
[bim].
140

