Page 150 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 150

yakni  termin  pertama  pada  periode  September-Oktober  dan  periode  kedua  November-
              Desember.
              Namun,  belum  semua  target  penerima  mendapatkan  subsidi  gaji  tersebut.  Ada  sebanyak
              294.160 orang yang belum mendapat subsidi gaji.

              Data  tersebut  saat  ini  masih  dalam  tahap  rekonsiliasi  dengan  Bank  Himbara  sebagai  bank
              penyalur untuk mendapatkan hasil penyaluran yang rill.

              "Sisa anggaran subsidi gaji/upah yang belum tersalurkan telah dikembalikan ke kas negara pada
              tanggal 31 Desember 2020, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan. Di samping itu,
              data riil penyaluran BSU saat ini masih dalam proses rekonsiliasi dengan Bank Himbara selaku
              Bank Penyalur mengingat dana yang tidak sedikit dan melibatkan berbagai Bank sesuai rekening
              calon  penerima  sehingga  memerlukan  waktu,"  ujar  Plt.  Dirjen  PHI  dan  Jamsos,  Tri  Retno
              Isnaningsih melalui siaran pers resminya yang diterima detikcom, Sabtu (9/1/2020).

              Namun,  secara  keseluruhan  anggaran  BSU  yang  telah  terealisasikan  mencapai  98,81%  atau
              sebesar  Rp  29.416.358.400.000  dari  targetnya  Rp  29.769.350.400.000  atau  sebanyak
              12.403.896 orang.

              Jika dilihat per termin, BSU pada termin pertama telah tersalurkan kepada 12.265.437 penerima
              dengan  total  anggaran  sebesar  Rp  14.718.524.400.000  (98,88%).  Sedangkan  untuk  termin
              kedua  telah  tersalurkan  kepada  12.248.195  orang  dengan  anggaran  sebesar  Rp
              14.697.834.000.000 (98,74%).

              Tri  Retno  menambahkan  bahwa  pihaknya  terus  melakukan  koordinasi  dengan  Kementerian
              Keuangan, agar sisa bantuan subsidi gaji 2020 yang belum tersalurkan dapat disalurkan kembali
              kepada pekerja/buruh yang belum menerima.

              "Kita juga terus berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, melakukan perbaikan sisa data
              rekening yang belum dapat tersalurkan. Hal ini dilakukan sebagai upaya apabila sisa penerima
              yang belum tersalurkan dimungkinkan dapat dilanjutkan proses penyaluran nya di tahun ini,"
              katanya.



































                                                           149
   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155