Page 197 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 197
Sunakip anak pasangan Gani dan Wagiyah ini merupakan putra kedua dari tiga bersaudara.
Korban berangkat bersama dua orang lainnya Udiantoro dan Edi Susanto yang juga masih
bertetangga.
Mereka bekerja di kapal penangkap ikan di Taiwan.
"Informasi dari Taiwan belum keluar hasil pemeriksaan, dan belum diketahui kapan bisa dibawa
pulang," ucap Arif.
Dikutip dari Kompas.com, seorang pekerja kapal penangkap ikan di Taiwan, Sunakip (26)
meninggal dunia.
Sunakip yang sudah 16 bulan bekerja di Taiwan itu dikabarkan meninggal karena sakit.
"Mereka yang di Taiwan belum bisa menyatakan kematian. Sakit dibawa ke rumah sakit tidak
tertolong," kata Arif saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon Selasa (5/1/2021).
Dari kabar yang dia terima, Selasa ini korban akan diautopsi pihak rumah sakit dan kepolisian di
Taiwan.
"Nanti setelah autopsi akan diberitahukan penyebab kematiannya," kata Arif.
Alumni SMKN 1 Tanjungsari Sementara itu, Kepala Sekolah SMK N 1 Tanjungsari Muhammad
Ikhsanudin mengakui Sunakip adalah alumni SMKN 1 Tanjungsari.
Namun demikian, pihaknya tidak mengetahui keberangkatan korban ke Taiwan.
Sebab, sejak beberapa tahun terakhir ini tidak merekomendasikan untuk alumninya bekerja di
kapal penangkap ikan di Taiwan.
"Kami saja baru menelusuri, menurut teman-temannya iya. Belum menelusuri penyebabnya apa
(meninggalnya)," kata Ikhsan.
Menurut Ikhsanudin, pihaknya tidak merekomendasikan ke Taiwan karena adanya informasi
tentang buruknya pekerja di sana.
Pihaknya juga tidak bekerja sama dengan penyalur tenaga kerja ke Taiwan yang
memberangkatkan korban.
"Kami menelusuri, itu kan kami mem-blacklist untuk Taiwan. Kami tidak merekomendasikan
untuk ke sana. Ini berangkatnya dari sana," ucap dia.
196

