Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 195
negative - Muhammad Ikhsanudin (Kepala Sekolah SMK N 1 Tanjungsari) Kami saja baru
menelusuri, menurut teman-temannya iya. Belum menelusuri penyebabnya apa (meninggalnya)
neutral - Muhammad Ikhsanudin (Kepala Sekolah SMK N 1 Tanjungsari) Kami menelusuri, itu
kan kami mem-blacklist untuk Taiwan. Kami tidak merekomendasikan untuk ke sana. Ini
berangkatnya dari sana
Ringkasan
Rumah pasangan suami istri Bani (52) dan Wagiyah (50) warga Padukuhan Temuireng 2,
Kalurahan Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta diisi tenda dan
kursi tersimpan di halaman rumah sederhana. Rumah itu adalah tempat tinggal orang tua
Sunakip Setiawan (21), (sebelumnya ditulis berumur 26 tahun), seorang pekerja di kapal ikan
Taiwan yang meninggal dunia karena sakit.
Kamis (7/1/2021), Tim satgas Pekerja Migran Indonesia (PMI) Unprosedural Pemda DIY, Dinas
Tenaga Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Gunungkidul, serta penanggung jawab
keberangkatan almarhum Sunakip datang ke rumah duka. Sementara Satgas PMI Unprosedural
Pemda DIY Elly Supriyanti KS mengaku meski korban adalah anak buah kapal, mekanismenya
melalui Kementerian Perhubungan. Namun, jika terjadi masalah pihaknya dipastikan turun
tangan.
MENANTI PEMULANGAN JENAZAH SUNAKIP, ABK ASAL GUNUNGKIDUL YANG
MENINGGAL DI KAPAL IKAN TAIWAN
Rumah pasangan suami istri Bani (52) dan Wagiyah (50) warga Padukuhan Temuireng 2,
Kalurahan Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta diisi tenda dan
kursi tersimpan di halaman rumah sederhana.
Rumah itu adalah tempat tinggal orang tua Sunakip Setiawan (21), (sebelumnya ditulis berumur
26 tahun), seorang pekerja di kapal ikan Taiwan yang meninggal dunia karena sakit.
Sebagian merupakan tetangga, dan kerabat yang menemani Bani dan keluarga menunggu
kepastian kapan kedatangan jenazah anak keduanya itu.
Kamis (7/1/2021), Tim satgas Pekerja Migran Indonesia (PMI) Unprosedural Pemda DIY, Dinas
Tenaga Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Gunungkidul, serta penanggung jawab
keberangkatan almarhum Sunakip datang ke rumah duka.
Belasan orang ini mendapatkan penjelasan dari penanggung jawab keberangkatan, Jimmy
Lengkong, yang mengatakan perusahaan yang memberangkatkan almarhum dan kedua
tetangganya yang juga masih kerabat dengan korban, sedang bermasalah.
Jimmy mengambil peran sebagai penanggung jawab, karena saat berangkat dirinya masih
bekerja di perusahaan itu.
Jimmy mengaku mendapatkan informasi kematian korban dari kedua kerabat almarhum Sunakip
yang bekerja di kapal yang sama. Keduanya adalah Udiantoro dan Edi Susanto.
"Awal pertama dia telepon saya menanyakan ada kekerasan tidak? ternyata tidak ada. Ya sudah,"
kata Jimmy saat ditemui seusai pertemuan Kamis (7/1/2021).
Dia mengaku tidak langsung menghubungi keluarga.
194

