Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JANUARI 2021
P. 75
Direktur Pelayanan BPJamsostek Krishna Syarif mengatakan, pihaknya telah melakukan
penelusuran melalui Layanan Cepat Tanggap BPJamsostek. "Dan untuk sementara telah
mendapatkan data para pekerja dari Sriwijaya Air dan NAM Air yang sedang bertugas," jelasnya
di Jakarta, Minggu (10/1/2021).
Sejalan dengan hal itu, untuk mengantisipasi temuan korban lainnya yang merupakan pekerja,
Krishna menyampaikan kepada para keluarga atau kolega jika mengetahui ada dari korban yang
sedang menjalankan tugas kedinasan, agar menginformasikan kepada BPJamsostek melalui
kanal informasi resmi atau Kantor Cabang BPJamsostek terdekat.
"Kami pastikan santunan yang akan diberikan sampai ke ahli waris para korban," tutur Krishna.
Dalam pernyataannya ia menyebutkan, kanal informasi yang dimaksud antara lain layanan
Contact Center 175, Facebook BPJS Ketenagakerjaan dan Twitter resmi @bpjstkinfo. Seluruh
insan BPJAMSOSTEK siap membantu menerima laporan atau informasi dari keluarga korban
SJ182 ini.
Sebagaimana diketahui, jika pekerja mengalami kecelakaan dan meninggal dunia saat bertugas
atau dalam suatu kegiatan terkait dengan kedinasan, maka ahli waris pekerja berhak
mendapatkan santunan program JKK sebesar 48 kali upah terakhir yang dilaporkan kepada
BPJamsostek. Selain itu anak ahli waris pekerja juga berhak atas beasiswa pendidikan dari
sekolah dasar hingga kuliah bagi dua orang anak dengan nilai maksimal Rp174 juta untuk dua
orang anak.
Demikian juga jika ada dari pekerja yang menjadi korban meski tidak sedang bertugas atau
dalam kedinasan, tetap berhak atas santunan Jaminan Kematian senilai Rp42 juta yang akan
diberikan kepada ahli waris yang sah. Untuk program ini juga berlaku beasiswa bagi dua orang
anak pekerja.
Selain itu, ahli waris pekerja yang meninggal dunia karena kecelakaan itu secara otomatis akan
mendapatkan Jaminan Hari Tua (JHT) yang merupakan tabungan pekerja semasa masih aktif
bekerja. Krishna dalam kesempatan ini menyatakan, atas nama manajemen BPJamsostek
menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para penumpang SJ182.
(Ful).
74

