Page 10 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 10
Judul Pengusaha Minta Pemerintah Bantu Bayar Gaji Pekerja Mal 50%
Nama Media okezone.com
Newstrend PPKM Level 4
Halaman/UR https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448821/pengusaha
L -minta-pemerintah-bantu-bayar-gaji-pekerja-mal-50?page=1
Jurnalis Hafid Fuad
Tanggal 2021-08-02 07:03:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Pengelola Pusat Belanja meminta pemerintah memberikan insentif atas biaya-biaya yang masih
memberatkan pusat perbelanjaan. Salah satu paling krusial adalah membantu upah pekerja
hingga 50%. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja
mengatakan, pihaknya meminta subsidi upah pekerja sebesar 50% selama setahun. Skema
subsidi tidak perlu langsung tapi bisa juga melalui BPJS ketenagakerjaan ataupun melalui skema
lainnya.
PENGUSAHA MINTA PEMERINTAH BANTU BAYAR GAJI PEKERJA MAL 50%
Pengelola Pusat Belanja meminta pemerintah memberikan insentif atas biaya-biaya yang masih
memberatkan pusat perbelanjaan. Salah satu paling krusial adalah membantu upah pekerja
hingga 50%. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja
mengatakan, pihaknya meminta subsidi upah pekerja sebesar 50% selama setahun. Skema
subsidi tidak perlu langsung tapi bisa juga melalui BPJS ketenagakerjaan ataupun melalui skema
lainnya.
"Tujuannya agar gaji pegawai pusat perbelanjaan ini tetap utuh. Itu yang kami minta," ujar
Alphonzus dalam wawancara khusus dengan Okezone di Jakarta.
Berikutnya permintaan pelaku usaha yang juga mendesak adalah penghapusan sementara
ketentuan pemakaian minimum listrik dan gas. "Karena pusat perbelanjaan dalam kondisi tutup.
Kemudian kami juga minta relaksasi pajak pendapatan daerah khususnya PBB dan reklame
minimal sampai akhir tahun ini," katanya. Selama pemberlakuan perpanjangan PPKM Jawa-Bali
ini, dia berharap agar pemerintah dapat memastikan penegakan atas pemberlakuan pembatasan
secara tegas dan memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat, disiplin, serta
konsisten.
"Karena, sangat dikawatirkan PPKM Darurat dapat berlangsung berkepanjangan dikarenakan
penyebaran Pandemi Covid-19 saat ini sudah terjadi di tingkat yang sangat mikro yaitu di
lingkungan dan komunitas paling kecil dalam kehidupan masyarakat," pungkasnya.
9

