Page 112 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 112

Buruh  juga  menuntut  agar  pemerintah  menjatuhkan  sanksi  kepada  perusahaan  yang  lalai
              menjamin  kesehatan  pekerjanya  dan  memaksa  pekerja  datang  ke  tempat  kerja  tanpa
              memperdulikan risiko penularan covid-19.

              Pasalnya, serikat buruh masih mendapati banyak perusahaan yang melanggar ketentuan selama
              pandemi berlangsung.

              Joko mengungkapkan pihaknya banyak mendapat laporan dari buruh bahwa mereka mendapat
              ancaman dari perusahaan jika melapor ke Satgas Covid-19 setempat jika ada dari mereka yang
              bergejala atau terpapar covid-19.

              "Perusahaan  mengancam  upah  buruh  akan  dibayarkan  hanya  Rp20  ribu/hari  selama  pabrik
              berhenti  beroperasi.  Para  buruh  dihadapkan  pada  pilihan:  kelaparan  atau  tertular  covid-19,"
              ujarnya.

              Joko menambahkan buruh juga menuntut agar perusahaan tidak memanfaatkan pandemi untuk
              mengurangi pekerja tetap dan merekrut pekerja dengan status kontrak, alih daya, atau harian
              lepas dan memotong upah maupun memberangus serikat buruh.

              Terakhir, mereka juga menuntut agar pemerintah membatalkan dan mencabut seluruh UU yang
              memiskinkan rakyat dan merusak lingkungan, termasuk UU Cipta Kerja. "Dan dengan konsisten
              menerapkan UU Karantina Kesehatan pada kondisi gawat darurat saat ini," pungkasnya.

















































                                                           111
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117