Page 22 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 22

of Lion Air Group Danang Prihantoro mengatakan, kebijakan merumahkan para karyawan ini
              karena kondisi pendapatan perusahaan yang sangat minim akibat pandemi Covid-19.
              Danang  juga  mengungkapkan.  bahwa  penurunan  penumpang  yang  berdampak  terhadap
              pendapatan perusahaan juga menjadi alasan Lion Air Group merumahkan para karyawannya.

              "Maka dari itu dalam jangka waktu yang diperlukan, Lion Air Group mengumumkan pengurangan
              tenaga  kerja  dengan  merumahkan  karyawan  (status  tidak  Pemutusan  Hubungan  Kerja/PHK)
              menurut beban kerja (load) di unit masing-masing yaitu kurang lebih prosentase 25-35 persen
              karyawan dari 23.000 karyawan," ucap Danang, Minggu(l/8).

              Danang juga menyebutkan, bahwa Lion Air Group, saat ini hanya mengoperasikan 10 persen
              slot  dari  total  frekuensi  harian  dengan  jumlah  1.400  penerbangan  tiap'harinya.  "Dengan
              menyusutnya  frekuensi penerbangan,  kondisi  keuangan  perusahaan  sangat  terpukul.  Kondisi
              pendapatan perusahaan pun sangat minimal. sedangkan biaya operasional penerbangan yang
              harus ditanggung masih cukup besar," kata Danang.
              Keputusan untuk merumahkan para karyawan tersebut, lanjut Danang tentu sangatlah berat.
              Tetapi  langkah  ini  sebagai  bentuk  langkah  efektif  dan  efisien  untuk  mempertahankan  bisnis
              perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi.

              "Meski begitu, karyawan yang dalam status dirumahkan Lion Air Group akan berusaha membantu
              memberikan  dukungan  biaya  hidup  sesuai  kemampuan  perusahaan,"  ucap  Danang.  (Tribun
              Network/har/wly/dik)


















































                                                           21
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27