Page 17 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 17

Ketiga, peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah
              dibawah  Rp  3,5  juta  per  bulan  sesuai  upah  yang  dilaporkan  kepada  BPJS  Ketenagakerjaan.
              Keempat, mereka yang bekerja pada industri barang konsumsi, perdagangan, dan jasa, kecuali
              jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri properti, dan real estate.

              Kelima, tempat bekerja karyawan masuk dalam kawasan atau wilayah yang ditetapkan sebagai
              daerah zona PPKM level 4. Terakhir, penerima harus memiliki rekening bank yang aktif.

              KONTAN: Berapa anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program bantuan ini?

              IDA: Sesuai yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, akan ada tambahan
              anggaran sebesar Rp 10 triliun untuk perlindungan sosial bagi 88juta pekerja yang terdampak
              PPKM. Rincian anggaran Rp 10 triliun itu akan dialokasikan untuk bantuan subsidi upah (BSU)
              senilai Rp 8,8 triliun dan tambahan dana pelatihan Kartu Prakerja senilai Rp 1,2 triliun.

              Dengan  demikian,  dana  tambahan  untuk  perlindungan  pekerja  yang  semula  diperuntukkan
              khusus bagi program Prakerja, kini juga dipakai dalam program BSU.

              Namun,  jelas  keduanya  memiliki  fungsi  yang  berbeda.  BSU  digunakan  untuk  pekerja  yang
              dirumahkan  dan  atau  dipotong  jam  kerjanya,  sedangkan  Kartu  Prakerja  diperuntukkan  bagi
              pekerja  yang  terkena  pemutusan  hubungan  kerja  (PHK).  Melalui  pemberian  insentif  upah
              tersebut,  kami  mengharapkan  pelaku  usaha  tidak  perlu  sampai  melakukan  PHK  terhadap
              karyawan.

              KONTAN: Bagaimana dengan perkembangan Kartu Prakerja?

              IDA: Yang jelas, pemerintah juga akan memprioritaskan Kartu Prakerja bagi para korban PHK.
              Kementerian Tenaga Kerja juga melangsungkan program reguler perluasan kesempatan kerja
              yang juga membantu masyarakat di masa pandemi. Program ini berupa program padat karya
              untuk 45.000 orang dan tenaga kerja mandiri melalui wirausaha produktif untuk 100.000 orang.
              Melalui berbagai dukungan program ini, kami berharap pengusaha terus melakukan dialog secara
              bipartit dengan pekerja atau buruhnya untuk mencari solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.
              Sehingga, kelangsungan berusaha para pengusaha dapat terjaga dengan tetap memperhatikan
              keberlangsungan hidup pekerja/buruh, khususnya pada masa pandemi Covid-19.

              Saya yakin dan percaya apabila pengusaha dan pekerja saling terbuka dan berdialog mengenai
              masalah yang sedang dihadapi, maka akan mendapatkan solusi dan jalan keluar yang dapat
              diterima oleh kedua belah pihak.

              Kementerian  Tenaga  Kerja  juga  terus  memperbaiki  dan  meng-update  program  Pemulihan
              Ekonomi Nasional (PEN). Seperti diketahui sebelumnya, sejak tahun 2020 lalu pemerintah telah
              menggulirkan  empat  program  PEN  dan  menyentuh  langsung  sektor  ketenagakerjaan  di
              Indonesia.

              Pertama, program BSU yang telah diberikan kepada 12,2 juta orang. Berbeda dengan BSU yang
              sekarang akan digulirkan, program bantuan subsidi upah 2020 diberikan kepada upah atau gaji
              karyawan di bawah Rp 5 juta.

              Kedua, program Kartu Prakerja yang menyasar pada 5,5 juta orang. Ketiga, program bantuan
              produktif usaha mikro yang mencapai 12 juta orang. Keempat, berbagai program padat karya di
              kementerian/lembaga yang menyasar 2,6 juta orang.

              Keempat program tersebut merupakan wujud keseriusan Kemnaker sebagai salah satu pelaksana
              program PEN yang terus berupaya keras menanggulangi dampak pandemi Covid-19 di sektor
              ketenagakerjaan.

                                                           16
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22