Page 250 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 250
Judul 6 Bulan Kerja di Arab, TKW Cianjur Diduga Dianiaya Majikan, Suami:
Ingin Istri Kembali Pulang
Nama Media kompas.com
Newstrend Kasus PMI Cianjur
Halaman/URL https://regional.kompas.com/read/2021/07/31/183000978/6-bulan-
kerja-di-arab-tkw-cianjur-diduga-dianiaya-majikan-suami--ingin
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-07-31 18:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Pepen Supendi (Suamin PMI) Istri saya sudah berangkat selama 6 bulan lamanya
melalui salah satu sponsor
negative - Pepen Supendi (Suamin PMI) Istri saya juga pernah cerita pernah dianiaya ketika baru
dua bulan bekerja. Namun sekarang istri saya hanya dikekang dan ada intimidasi agar tak banyak
bercerita apa-apa
positive - Pepen Supendi (Suamin PMI) Saya ingin istri kembali pulang dan saya meminta
bantuan kepada berbagai pihak agar keinginan keluarga saya terpenuhi
neutral - Ricky Ardhi Hikmat (Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan
Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Cianjur) Sedang dilobi karena
AA ini kan pekerja migran unprosedural, dan budaya di sana, majikan sudah merasa membeli,
jadi perlu pendekatan dan komunikasi intens
neutral - Ricky Ardhi Hikmat (Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan
Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Cianjur) Intinya, saat ini
sedang dalam penanganan KBRI. Kami masih menunggu informasi selanjutnya, mudah-
mudahan bisa secepatnya ya
negative - Ricky Ardhi Hikmat (Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan
Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Cianjur) Sejak viral itu kami
langsung mendatangi rumahnya, bertemu dengan suami AA untuk menanyakan kronologi serta
harapan keluarga
neutral - Ricky Ardhi Hikmat (Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan
Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Cianjur) Namun, karena
unprosedural dan datanya tidak tercatat di KBRI, sehingga butuh waktu dalam penanganannya.
Namun, semoga saja yang ini bisa cepat, kami terus koordinasi dengan pihak-pihak terkait
249

