Page 275 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 275
HARI INI TERAKHIR, SELURUH GERAI GIANT BAKAL TUTUP PERMANEN BESOK
PT Hero Supermarket Tbk. (HERO Group) memastikan seluruh gerai Giant resmi ditutup pada
akhir Juli 2021 ini. Artinya, mulai Agustus tidak ada lagi gerai Giant yang beroperasi.
Kepastian tutupnya seluruh gerai Giant tersebut diungkapkan Corporate and Consumer Affairs
PT Hero Supermarket, Diky Risbianto.
"Betul, sesuai dengan yang telah kami sampaikan sebelumnya, seluruh Gerai Giant akan berhenti
beroperasi pada akhir Juli 2021," kata dia kepada Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (31/7/2021).
Sebelumnya, manajemen PT Hero Supermarket Tbk memang telah mengumumkan penutupan
seluruh gerai Giant pada Mei 2021 lalu. Penutupan gerai ini menindaklanjuti strategis atas
seluruh lini bisnis Hero Supermarket, perusahaan akan memfokuskan bisnisnya ke merek dagang
IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi
dibandingkan Giant.
“Dalam kurun waktu dua tahun, kami menargetkan akan menggandakan empat kali lipat jumlah
gerai IKEA kami dibanding tahun 2020, serta membuka hingga 100 gerai Guardian baru hingga
akhir tahun 2022,” kata Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk Patrik Lindvall pada Mei
2021 lalu.
Sebagai bagian dari fokus baru ini, PT Hero Supermarket Tbk. akan mengubah hingga lima gerai
Giant menjadi IKEA, yang diharapkan dapat menambah aksesibilitas bagi pelanggan.
Kemnaker Buka-bukaan Penyebab Gerai Giant Ditutup
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan terus mengawal proses rencana
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan Giant yang ditutup.
Salah satunya dengan memastikan karyawan Giant mendapatkan hak-haknya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker,
Indah Anggoro Putri, mengutarakan jika Giant menutup usaha semata-mata dikarenakan faktor
bisnis. Selain persaingan bisnis yang ketat, usaha Giant juga terdampak pandemi Covid-19.
Akibatnya, setidaknya ada 2.700 karyawan Giant akan mengalami PHK. "Bahwa penutupan Giant
Hypermarket merupakan keputusan bisnis sebagai akibat pandemi Covid-19 dan persaingan
usaha, serta melihat potensi pertumbuhan lebih tinggi ke arah brand lain," ujar dia dalam
keterangan tertulisnya, Jumat (6/4//2021).
Putri pun mengapresiasi pihak manajemen dan pekerja/buruh yang mampu mendialogkan
permasalah ini secara bipartite dengan mengedepankan asas musyawarah mufakat.
"Concern kami adalah bagaimana para pekerjanya ini mendapatkan hak-haknya sesuai peraturan
perundang-undangan. Ini harus kita kawal," ujar Putri.
Penuhi Kewajiban
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan telah memanggil pihak manajemen dan
pekerja Giant.
Dikatakan jika pihak perusahaan sudah memberikan hak-hak pekerja sesuai aturan perundang-
undangan yang berlaku.
274

