Page 277 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 277
Judul Alasan BLT Dicairkan, Gaji Pekerja Berkurang Rp1,3 Juta
Nama Media okezone.com
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://economy.okezone.com/read/2021/07/31/320/2448886/alasan-
blt-dicairkan-gaji-pekerja-berkurang-rp1-3-juta?page=1
Jurnalis Antara
Tanggal 2021-07-31 15:13:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan hasil survei Tim Nasional Percepatan
Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan
dan Sekretariat Wakil Presiden. Survei dilakukan kepada 1.798 orang di 90 kabupaten/kota di 34
provinsi pada 24 Maret 2021-5 Mei 2021. Hasilnya, 62% peserta penerima bantuan subsidi upah
mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari di masa awal
Covid-19.
ALASAN BLT DICAIRKAN, GAJI PEKERJA BERKURANG RP1,3 JUTA
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan hasil survei Tim Nasional Percepatan
Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan
dan Sekretariat Wakil Presiden. Survei dilakukan kepada 1.798 orang di 90 kabupaten/kota di 34
provinsi pada 24 Maret 2021-5 Mei 2021. Hasilnya, 62% peserta penerima bantuan subsidi upah
mengaku sempat mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari di masa awal
Covid-19. "Maka dari itu pada akhirnya BSU ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup di
masa pandemi," ucap Suahasil, dikutip dari Antara, Sabtu (31/7/2021).
Adapun rata-rata penurunan pendapatan pekerja penerima BSU dibandingkan sebelum pandemi
sekitar Rp1,3 juta atau 26,1% dari total pendapatan. Di sisi lain, Suahasil menjelaskan, penerima
BSU merupakan kelompok masyarakat yang belum menerima program bantuan sosial rutin 25%
keluarga dengan kondisi sosial ekonomi terbawah, seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga
Harapan (PKH), hingga kartu sembako.
Survei juga menunjukkan bahwa 56,4% penerima BSU adalah Pekerja Perjanjian Kerja Waktu
Tertentu (PKWT) atau pekerja kontrak dan rata-rata memiliki gaji pokok Rp2,9 juta, atau
penghasilan keseluruhannya (termasuk tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, lembur, serta
tunjangan lain) sebesar Rp3,5 juta. Kemudian, tambah dia, sebanyak 91,1% peserta program
tercatat menggunakan bantuan untuk belanja pangan dan hanya 6,9% digunakan untuk
menabung.
276

