Page 335 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 335
Judul Bantuan Subsidi upah kembali digulirkan, BPJamsostek siap dukung
pemerintah
Nama Media kontan.co.id
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://keuangan.kontan.co.id/news/bantuan-subsidi-upah-kembali-
digulirkan-bpjamsostek-siap-dukung-pemerintah
Jurnalis Tim KONTAN
Tanggal 2021-07-31 10:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Dengan menjadi peserta
BPJAMSOSTEK, pekerja terlindungi dari risiko kerja, dan juga mendapatkan nilai tambah seperti
BSU. Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU dan cek di HRD masing-masing
positive - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang kami akan
berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara kolektif 7 mandatory data
untuk syarat pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK),
Nama Lengkap, Tanggal Lahir, Alamat Pemberi Kerja, Nama Ibu Kandung, Nomor Telepon
Selular dan Alamat Email. Mohon kerjasama pihak perusahaan agar proses ini dapat berjalan
lancar
positive - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Hari ini, Jumat (30/7),
BPJAMSOSTEK menyampaikan sejumlah 1 juta data peserta tahap pertama yang siap untuk
disalurkan dana BSU oleh Kemnaker. Kami harapkan proses penyampaian data dapat selesai
pada Agustus 2021
positive - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Kami berharap para pekerja dapat
segera mendapatkan dana BSU agar dapat bermanfaat untuk membantu menopang kebutuhan
hidup sehari-hari pekerja dan keluarga, sekaligus menggerakkan perekonomian, sesuai dengan
tujuan BSU ini
Ringkasan
Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja Indonesia
yang terdampak Pandemi Covid-19. BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) juga kembali
dipercaya sebagai penyedia data pekerja untuk penyaluran BSU tahun 2021 tersebut. Tahun ini
BSU menyasar 8.7 juta pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.
334

