Page 383 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 383

Dia menyebutkan, data tersebut sangat valid dan bisa dipertanggungjawabkan. Untuk 201 kasus
              tersebut, 190 orang menjalani isolasi di rumah, 7 isolasi di fasilitas kantor, 2 isolasi di faskes,
              dan 2 dirawat di rumah sakit (RS).

              Dari 625 kasus Covid-19 tersebut, kasus tertinggi berasal dari divisi pelayanan, yakni 41,6 persen
              dari total kasus. Divisi pelayanan terdiri atas petugas layanan halte (PLH) dan petugas layanan
              bus (PLB). Selanjutnya, 37,3 persen berasal dari unit swakelola pramudi atau portofolio bisnis
              dan  pelayanan,  9,2  persen  operasi  bus,  8,1  persen  keamanan,  serta  3,8  persen  divisi
              pengembangan dan pemeliharaan prasarana.

              Lebih lanjut, Jhony mengklaim PTTJ sangat memperhatikan seluruh karyawannya. Baik yang
              bertugas di kantor maupun lapangan. Dia juga menyebutkan, kantor yang dipimpinnya setiap
              hari melakukan tes swab PCR secara acak. Minimal 200 orang per hari. Selain itu, pihaknya
              memvaksin karyawan beserta keluarga. "Kami selalu mendorong karyawan untuk semuanya ikut
              vaksin," katanya.

              Sekadar diketahui, sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI menyebutkan,
              ada 20 pegawai PT TJ yang meninggal karena Covid-19. Presiden KSPI Said Iqbal menduga
              mereka  meninggal  karena  proteksi  keselamatan  perusahaan  terhadap  pegawainya  di  masa
              pandemi  rendah.  Dia  meminta  Gubernur  DKI  Anies  Baswedan  lebih  memperhatikan  jam
              operasional  TJ.  Tidak  terkecuali  di  masa  PPKM  level  4  yang  masih  ber-langsungdi
              Jakartahinggasaat ini. (rya/col/ilo)
              caption:

              MODA  PUBLIK:  Sebagai  sektor  kritikal,  PT  Transportasi  Jakarta  (TJ)  masih  beroperasi  untuk
              melayani warga Jakarta. Hal itu membuat banyak karyawan yang terpapar.









































                                                           382
   378   379   380   381   382   383   384   385   386   387   388