Page 392 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 392

data "Lalu, pemadanan dengan data bantuan pemerintah lainnya," ujarnya dalam konferensi
              pers secara daring kemarin (30/7).
              Ida menyatakan, pihaknya bersama BPJamsostek telah melakukan exercise data calon penerima.
              Etimasinya kini mencapai 8,7 juta pekerja/buruh. Jumlah itu naik sekitar 700 ribu dari target
              awal  sebanyak  8  juta  calon  penerima  "Data  sangat  dinamis  sesuai  Permenaker  16/2021,"
              ungkapnya.

              Mekanisme penyaluran BSU tetap sama seperti tahun lalu. BSU disalurkan langsung ke rekening
              bank para penerima bantuan melalui bank-bank milik negara yang terhimpun dalam Himbara.
              Khusus  di  Provinsi  Aceh,  dana  BSU  disalurkan  melalui  Bank  Syariah  Indonesia  (BSI).  Bagi
              penerima  bantuan  yang  belum  memiliki  rekening  di  bank  Himbara,  Kemenaker  akan
              membukakan  rekening  secara  kolektif.  "Agar  penyaluran  dana  bantuan  dapat  lebih  mudah,
              efektif, dan efisien," ungkapnya.

              BSU pada 2021, kata Ida, sedikit berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini BSU diberikan Rp 500
              ribu per bulan selama dua bulan. Sesuai permenaker, ada syaratpekerja/buruh bisa mendapat
              BSU. Di antaranya, WNI yang dibuktikan dengan NIK, terdaftar sebagai peserta aktif jaminan
              sosial tenaga kerja di BPJamsostekyang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai
              dengan Juni 2021.

              Bantuan  kali  ini  juga  lebih  mengutamakan  pekerja  pada  sektor  industri  barang  konsumsi,
              transportasi,  aneka  industri,  properti  dan  realestat,  perdagangan  dan  jasa,  kecuali  jasa
              pendidikan dan kesehatan. BSU juga diprioritaskan bagi pekerja yang belum menerima program
              kartu prakerja, program keluarga harapan, atau progam bantuan produktif usaha mikro.

              Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyono mengapresiasi penggunaan kembali data
              yang dikelola institusinya untuk BSU. (mia/ wan/han/c6/bay)










































                                                           391
   387   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397