Page 510 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 510
"Data satu juta calon penerima BSU selanjutnya akan dicek dan di- screening oleh Kemenaker
untuk memastikan kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data," kata Ida dalam
konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (30/7/2021).
Ia menambahkan variabel yang akan diperiksa dari data BPJS tersebut adalah kelengkapan data,
antara lain nomor rekening dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Setelah itu, lanjut dia, pemerintah akan menyalurkan dana BSU sebesar Rp500.000 per bulan
untuk masing-masing penerima manfaat selama dua bulan. Dana ini akan diberikan sekaligus
sebesar Rp1 juta kepada pekerja yang memenuhi persyaratan.
Penyaluran BSU ini didasarkan pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021
tentang Perubahan atas Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian
bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji atau Upah yang terbit 28 Juli 2021 kemarin.
Selanjutnya, Ida mengatakan terdapat enam syarat penerima BSU, yakni Warga Negara
Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan NIK dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial
tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan dan dibuktikan dengan nomor kartu
kepesertaan sampai bulan Juni 2021.
Kemudian, penerima BSU memiliki gaji maksimal Rp3,5 juta. Apabila pekerja bekerja di wilayah
dengan upah minimum di atas Rp3,5 juta, persyaratan gaji tersebut menjadi paling banyak
sebesar upah minimum yang dibulatkan ke atas.
Persyaratan selanjutnya, pekerja bekerja di wilayah Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
(PPKM) level 3 dan 4 terutama pada sektor barang konsumsi, transportasi, aneka industri,
properti, real estate, perdagangan, dan jasa kecuali pendidikan dan kesehatan.
"Berdasarkan kriteria itu, Kemenaker bersama BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan exercise
dan hingga saat ini diestimasi sebanyak 8,7 juta orang pekerja atau buruh menjadi calon
penerima BSU," kata Ida.
BSU akan langsung disalurkan ke rekening bank penerima bantuan, melalui Himpunan Bank
Negara yakni BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Khusus untuk penerima BSU di Aceh, dana akan
disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
Para penerima BSU bisa langsung mengecek melalui mobile banking, ATM, maupun kantor bank
dimaksud dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Bagi penerima bantuan yang belum memiliki rekening di bank-bank tersebut Kemenaker akan
membukakan rekening secara kolektif di Bank Himbara dan BSI. Ini dimaksudkan agar
penyaluran dana bantuan dapat lebih mudah, efektif, dan efisien," kata Ida.
(E-3).
509

