Page 528 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 528

MAU DAPAT SUBSIDI GAJI 2021? WAJIB PUNYA REKENING BANK INI

              JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa pemerintah
              akan segera menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) tahun 2021 sebesar Rp500 ribu untuk
              dua bulan, dengan total yang disalurkan langsung sebesar Rp1 juta, kepada para pekerja/buruh
              yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya dalam situasi PPKM level 3 dan 4.

              "Penyaluran BSU ini langsung ke rekening bank penerima bantuan. Para penerima BSU yang
              memiliki  mobile  banking  langsung  dapat  mengecek  di  gadgetnya  masing-masing  atau  bisa
              langsung ke ATM dan kantor bank penyalur dengan tetap menjaga protokol kesehatan," ujar Ida
              di dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (30/7/2021).

              Bank penyalur BSU adalah bank milik negara yang terhimpun dalam Himbara, antara lain BNI,
              BRI, Mandiri, dan BTN. Khusus untuk penyaluran dana BSU kepada pekerja/buruh di wilayah
              provinsi Aceh, menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI).

              "Bagi penerima bantuan yang belum memiliki rekening di bank-bank tersebut, Kemnaker akan
              membukakan rekening secara kolektif di bank Himbara dan BSI," ujar Ida. Hal ini dimaksudkan
              agar penyaluran dana bantuan dapat lebih mudah, efektif, dan efisien.

              Landasan hukum dari BSU telah diterbitkan Ida pada Rabu(28/7) yaitu Permenaker Nomor 16
              Tahun  2021  tentang  perubahan  atas  Permenaker  Nomor  14  tahun  2020  tentang  pedoman
              pemberian BSU bagi pekerja/buruh dalam penanganan dampak Covid-19.

              "Harap masyarakat mengetahui bahwa tahap awal proses penyelenggaraan BSU telah dimulai,
              dimana Dirut BPJSTK Anggoro akan menyerahkan data 1 juta calin penerima BSU dari estimasi
              8,7 juta pekerja. Data ini sangat dinamis sesuai dengan ketentuan Permenaker tersebut," ungkap
              Ida.

              Data 1 juta calon penerima BSU itu akan dicek, di-screening oleh Kemnaker untuk memastikan
              kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data. "Adapun variabel yang akan diperiksa
              adalah kelengkapan data antara nomor rekening, NIK, sektornya, dan melakukan pemadanan
              dengan data penerima bantuan pemerintah lainnya," terang Ida.

              BPJSTK dipilih sebagai sumber data mengingat sampai saat ini data BPJSTK dinilai paling akurat,
              lengkap, akuntabel, dan valid digunakan oleh pemerintah sebagai dasar pemberian BSU secara
              cepat dan tepat sasaran. Di samping memberikan apresiasi kepada pekerja dan perusahaan yang
              menjadi peserta BPJSTK.

              "Kami meminta kepada seluruh perusahaan yang belum menyerahkan data rekening pekerjanya
              untuk segera menyerahkan ke BPJSTK, dan kepada para pekerja/buruh yang memenuhi syarat
              tapi belum memberikan datanya kepada perusahaan, kami mohon untuk segera menyerahkan
              kepada perusahaan. Ini akan memperlancar penyaluran BSU," pungkas Ida.

              (nng).















                                                           527
   523   524   525   526   527   528   529   530   531   532   533