Page 529 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 529
Judul Data Calon Penerima BSU Diperiksa Hindari Duplikasi
Nama Media republika.co.id
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://republika.co.id/berita/qx1zfu328/data-calon-penerima-bsu-
diperiksa-hindari-duplikasi
Jurnalis Indira Rezkisari
Tanggal 2021-07-30 17:21:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Data 1 juta calon penerima BSU selanjutnya
akan dicek, di-screening oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian
format data dan menghindari duplikasi data
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya berharap bisa digunakan sebaik-baiknya
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan pihaknya akan segera
melakukan pemeriksaan kembali data 1 juta calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Pemeriksaan untuk memastikan kesesuaian dan menghindari duplikasi data.
DATA CALON PENERIMA BSU DIPERIKSA HINDARI DUPLIKASI
JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengatakan pihaknya akan
segera melakukan pemeriksaan kembali data 1 juta calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Pemeriksaan untuk memastikan kesesuaian dan menghindari duplikasi data.
Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima data 1 juta calon penerima subsidi gaji dari BPJS
Ketenagakerjaan dari sekitar 8,7 juta pekerja yang diperkirakan akan menerima bantuan
tersebut. "Data 1 juta calon penerima BSU selanjutnya akan dicek, di-screening oleh Kementerian
Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data dan menghindari duplikasi data,"
kata Ida, dalam konferensi pers yang dipantau virtual di Jakarta, Jumat (30/7).
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan akan melakukan pemadanan dengan data penerima
bantuan pemerintah lainnya, seperti Kartu Prakerja dan Program Keluarga Harapan (PKH). Ida
menjelaskan berbeda dengan BSU yang disalurkan pada 2020, subsidi yang diberikan untuk
tahun ini berjumlah Rp 1 juta untuk dua bulan yang akan disalurkan sekaligus.
528

