Page 536 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 536

Ia berharap, bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para pekerja dan juga
              perusahaan yang sedang mengalami kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini.
              "Gunakanlah sebaik-baiknya dana bantuan yang telah diberikan. Patuhi protokol kesehatan, dan
              terus  optimis  kita  pasti  bisa  melewati  masa  sulit  ini  apabila  bersama-sama,"  ujarnya,
              menambahkan.

              Adapun pekerja yang akan mendapat bantuan harus memenuhi seluruh persyaratan, yaitu WNI
              yang dibuktikan dengan NIK dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang
              masih  aktif  di  BPJS  Ketenagakerjaan,  dibuktikan  dengan  nomor  kartu  kepesertaan  sampai
              dengan Juni 2021. Pekerja yang berhak mendapatkan bantuan harus bergaji paling banyak Rp
              3,5 juta, dengan ketentuan pekerja yang bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau
              kabupaten/kota  lebih  besar  dari  Rp3,5  juta,  maka  persyaratan  gaji  tersebut  menjadi  paling
              banyak sebesar upah minimum provinsi atau kabupaten/kota dibulatkan ke atas hingga ratus
              ribuan penuh. Sebagai contoh upah minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312,00
              dibulatkan menjadi Rp 4.800.000.

              “Persyaratan lainnya, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang
              ditetapkan pemerintah," kata Ida.

              Menurutnya, bantuan kali ini diutamakan untuk pekerja yang bekerja pada sektor industri barang
              konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali
              jasa pendidikan dan kesehatan. Bantuan juga diprioritaskan bagi pekerja yang belum menerima
              program kartu prakerja, program keluarga harapan, atau progam bantuan produktif usaha mikro.

              Adapun terkait dengan mekanisme penyalurannya, BSU disalurkan langsung ke rekening bank
              penerima bantuan. Para penerima BSU yang memiliki mobile banking langsung dapat cek di
              gadget-nya, atau bisa langsung cek ke ATM dan ke kantor cabang Bank Penyalur dengan tetap
              menjaga protokol Kesehatan.

              Bank Penyalur BSU adalah Bank Milik Negara yang terhimpun dalam HIMBARA yaitu Bank BNI,
              Bank  BRI,  Bank  Mandiri,  dan  Bank  BTN.  Khusus  untuk  penyaluran  dana  bantuan  kepada
              pekerjapenerima bantuan di Provinsi Aceh, menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI). “Bagi
              penerima bantuan yang belum memiliki rekening di bank tersebut, Kemnaker akan membukakan
              rekening secara kolektif di Bank HIMBARA dan BSI agar penyaluran dana bantuan dapat lebih
              mudah, efektif, dan efisien,” ucap Ida.
              Ia  menyatakan  bahwa  BSU  pada  tahun  2021  sedikit  berbeda  dengan  BSU  tahun  2020  lalu.
              Besaran Bantuan subsidi gaji tahun ini adalah sebesar Rp 500 ribu per bulan selama dua bulan
              yang akan diberikan sekaligus sebesar Rp 1 juta kepada pekerja yang memenuhi persyaratan.
              Ida juga menyatakan bahwa data calon penerima bantuan bersumber dari data kepesertaan
              BPJS Ketenagakerjaan yang telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh BPJS Ketenagakerjaan
              sesuai kriteria dan persyaratan yang ditentukan oleh Permen Nomor 16 Tahun 2021. Kemudian
              data  tersebut  dikirimkan  kepada  Kementerian  Ketenagakerjaan  untuk  lebih  lanjut  dilakukan
              penetapan penerima bantuan yang akan dilakukan pencairan.

              “Pemerintah  menggunakan  BPJS  Ketenagakerjaan  sebagai  sumber  data  karena  dinilai  paling
              akurat dan lengkap, sehingga akuntabel dan valid dipergunakan oleh Pemerintah sebagai dasar
              pemberian bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.

              Menurutnya,  data  penerima  bantuan  diambil  dari  data  BPJS  Ketenagakerjaan  dengan  batas
              waktu  pengambilan  data  sampai  dengan  30  Juni  2021,  sehingga  hanya  peserta  yang  telah
              terdaftar pada batas waktu tersebut dan memenuhi persyaratan.



                                                           535
   531   532   533   534   535   536   537   538   539   540   541