Page 585 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 585
"Mekanisme penyaluran bantuan subsidi gaji atau upah disalurkan langsung ke rekening dan
penerima bantuan. Para penerima BSU yang memiliki mobile banking langsung dapat mengecek
di gadget masing-masing atau bisa langsung ke ATM dan ke kantor Bank penyalur," ucap Ida
dalam Konferensi Pers Serah Terima Data Tahap I Calon Penerima Bantuan Subsidi Upah pada
Jumat (30/7).
Ida menuturkan bank penyalur BSU adalah bank milik negara yang terhimpun dalam himbara
yaitu BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Khusus untuk penyaluran dana bantuan kepada pekerja atau
buruh penerima bantuan di wilayah provinsi Aceh menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Bagi penerima bantuan yang belum memiliki rekening di bank- bank tersebut Kemnaker akan
membukakan rekening secara kolektif di Bank Himbara dan BSI. "Langkah ini dimaksudkan agar
penyaluran dana bantuan dapat lebih mudah efektif dan efisien," ucap Ida.
Adapun persyaratan pekerja atau buruh yang akan mendapatkan bantuan subsidi gaji atau upah
adalah warga negara Indonesia dan ini dibuktikan dengan nomor induk kependudukan. Kedua
terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan
dan ini dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2021.
Ketiga mempunyai gaji atau upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta dengan ketentuan pekerja
atau buruh yang bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih
besar dari Rp 3,5 juta maka persyaratan gaji atau upah tersebut menjadi paling banyak sebesar
upah minimum provinsi atau kabupaten kota dibulatkan ke atas hingga ratusan ribu rupiah
penuh.
"Sebagai contoh upah minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312 dibulatkan menjadi
Rp 4.800.000," ucapnya.
Kempat bekerja di wilayah PPKN level 3 dan level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah. Kelima
diutamakan yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri,
properti, dan real estate, perdagangan dan jasa kecuali pendidikan dan kesehatan. "Ini sesuai
klasifikasi data sektoral yang ada di BPJS Ketenagakerjaan," kata Ida.
Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id).
584

