Page 617 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 617

"Jumlah data yang diserahkan hari ini, kita mulai dari 1 juta calon penerima bantuan subsidi gaji
              dari estimasi 8,7 juta pekerja yang terima bantuan subsidi gaji. Tentu data ini sangat dinamis
              sesuai Permenaker 16/2021," jelas Ida dalam sesi teleconference, Jumat (30/7).

              Namun, bantuan subsidi gaji Rp 1 juta tersebut belum serta merta akan langsung disalurkan.
              Ida mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan akan lebih dulu melakukan skrining data 1 juta
              calon  penerima  untuk  memastikan  kesesuaian  format  data, serta  untuk menghindari  adanya
              duplikasi data.

              "Variabel yang diperiksa berupa nomor rekening, dilihat Nomor Induk Kependudukannya. Kedua,
              melakukan pemadaman dengan data penerima bantuan pemerintah lain," ungkapnya.

              Ida memaparkan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menerima bantuan subsidi
              gaji ini. Pertama tercatat sebagai WNI yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan
              (NIK). Kemudian terdaftar sebagai penerima jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS yang masih
              aktif sampai dengan Juni 2021.
              Syarat lain, bantuan subsidi gaji ini diberikan kepada tenaga kerja dengan upah maksimal Rp
              3,5 juta per bulan sesuai upah minimun provinsi (UMP) atau kabupaten/kota tempatnya bekerja.

              Bantuan subsidi gaji ini akan disalurkan kepada buruh yang bekerja di wilayah PPKM level 3 dan
              4,  diutamakan  bagi  yang  bekerja  pada  sektor  industri  barang  konsunsi,  transportasi,  aneka
              industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

              Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana Sumber: Liputan6.com [azz].













































                                                           616
   612   613   614   615   616   617   618   619   620   621   622