Page 613 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 613
Terakhir, untuk rekening bank yang bisa menerima BSU ini hanya diperkenankan menggunakan
Bank Himbara (Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN).
Besaran BSU tahun 2021 mencapai Rp500 ribu selama 2 bulan yang diberikan sekaligus atau
total nencapai Rp1 juta.
Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BPJAMSOSTEK menyatakan, penggunaan kembali data yang
dikelola institusinya untuk BSU, menunjukkan pentingnya data Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
(Jamsostek) yang valid.
Data kepesertaan BPJAMSOSTEK tersebut merupakan bank data pekerja terbesar di Indonesia.
Untuk itu Anggoro mengingatkan pemberi pekerja untuk tertib kepesertaan Jamsostek dan selalu
menjaga validitas datanya. Para pekerja juga harus selalu memastikan telah mendapat
perlindungan BPJAMSOSTEK.
"Dengan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, pekerja terlindungi dari risiko kerja, dan juga
mendapatkan nilai tambah seperti BSU. Pastikan kepesertaan tertib melalui aplikasi BPJSTKU
dan cek di HRD masing-masing", tegas Anggoro.
Untuk mempermudah penyaluran BSU, pekerja yang belum memiliki rekening Bank Himbara
akan dibukakan rekening secara kolektif, dengan memenuhi beberapa kebutuhan data tertentu.
"Kantor Cabang kami akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara
kolektif 7 mandatory data untuk syarat pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu nama lengkap
pekerja, NIK, tempat dan tanggal lahir, nama Ibu kandung, alamat sesuai KTP, alamat email
yang aktif, dan nomor telepon selular. Mohon kerja sama pihak perusahaan agar proses ini dapat
berjalan lancar," tambah Anggoro.
Anggoro juga mengungkapkan penyerahan data BSU dilakukan secara bertahap kepada
Kementerian Ketenagakerjaan, sebagai pelaksana teknis BSU.
Hal ini untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sekaligus meminimalisir terjadinya
kesalahan distribusi BSU.
"Hari ini, Jumat (30/7), BPJAMSOSTEK menyampaikan sejumlah 1 juta data peserta tahap
pertama yang siap untuk disalurkan dana BSU oleh Kemnaker. Kami harapkan proses
penyampaian data dapat selesai pada Agustus 2021," tegas Anggoro Pemberian BSU ini sengaja
digulirkan pemerintah kepada masyarakat pekerja agar roda perekonomian dapat terus berjalan
dengan mempertahankan daya beli masyarakat.
"Kami berharap para pekerja dapat segera mendapatkan dana BSU agar dapat bermanfaat untuk
membantu menopang kebutuhan hidup sehari-hari pekerja dan keluarga, sekaligus
menggerakkan perekonomian, sesuai dengan tujuan BSU ini," tutup Anggoro.
Dalam konferensi pers, Menaker juga mengatakan sebanyak 8,7 juta pekerja atau buruh akan
menjadi penerima BSU dan untuk tahap awal sebanyak 1 juta pekerja yang akan menerima BSU.
"Dengan mekanisme penyaluran bantuan subsidi gaji atau upah disalurkan langsung ke rekening
bank penerima bantuan," jelas Ida. (RO/OL-O9).
612

