Page 625 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 625

Ida menjelaskan bahwa bank penyalur bantuan subsidi gaji adalah bank-bank yang disebutkan
              di atas. Nah, buat pekerja yang memenuhi syarat tapi belum memiliki rekening salah satu bank
              tersebut akan dibuatkan secara kolektif.

              "Bagi  penerima  bantuan  yang  belum  memiliki  rekening  di  bank-bank  tersebut,  Kementerian
              Ketenagakerjaan akan membukakan rekening secara kolektif di bank Himbara (BUMN) dan BSI,"
              kata Ida Jumat (30/7/2021).

              Mekanisme tersebut berbeda dengan penyaluran subsidi gaji atau BSU yang diselenggarakan
              pada 2020. Pada tahun lalu, penerima subsidi gaji bebas menggunakan rekening bank apapun.
              Ida menjelaskan mekanisme yang diberlakukan saat ini bertujuan untuk memudahkan proses
              penyaluran subsidi gaji Rp 1 juta.

              "Ini  dimaksudkan  agar  penyaluran  dana  bantuan  dapat  lebih  mudah,  efektif  dan  efisien,"
              tambahnya.

              Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengantongi data 1 juta pekerja yang bakal
              mendapatkan  bantuan  subsidi  upah/gaji  (BSU)  Rp  1  juta.  Data  tersebut  diperoleh  dari  BPJS
              Ketenagakerjaan. Sementara perkiraannya ada 8,7 juta peserta yang akan mendapatkan BSU.

              "Jumlah  data  yang  diserahkan  hari  ini  kita  memulai  dari  1  juta  calon  penerima  BSU,  dari
              estimasinya 8,7 juta pekerja akan menerima BSU. Jadi tentu data ini sangat dinamis melihat
              sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan," katanya.

              Aturan yang dimaksud adalah Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 tentang
              Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman
              Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji /upah ( BSU ) Bagi Pekerja/buruh Dalam
              Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).








































                                                           624
   620   621   622   623   624   625   626   627   628   629   630