Page 635 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 635
Judul Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Subsidi Upah pada Pekerja
Patuh Kepesertaan Jamsostek
Nama Media rri.co.id
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://rri.co.id/jakarta/1671-ekonomi/1132470/pemerintah-kembali-
salurkan-bantuan-subsidi-upah-pada-pekerja-patuh-kepesertaan-
jamsostek
Jurnalis Irvan Idris Saleh
Tanggal 2021-07-30 15:16:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja Indonesia
yang terdampak Pandemi Covid-19. BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) juga kembali
dipercaya sebagai penyedia data pekerja untuk penyaluran BSU tahun 2021 tersebut.
PEMERINTAH KEMBALI SALURKAN BANTUAN SUBSIDI UPAH PADA PEKERJA
PATUH KEPESERTAAN JAMSOSTEK
Jakarta: Pemerintah kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja
Indonesia yang terdampak Pandemi Covid-19. BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) juga
kembali dipercaya sebagai penyedia data pekerja untuk penyaluran BSU tahun 2021 tersebut.
"Kriteria penerima BSU tahun 2021 tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor
16 tahun 2021. Terdapat penyesuaian pada kriteria penerima BSU tahun 2021 ini, antara lain
batas maksimal upah menjadi Rp3,5 juta atau jika Upah Minimum setempat lebih tinggi, maka
akan mengacu pada Upah Minimum yang berlaku", jelas Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida fauziah
dalam konferensi Pers yang dilaksanakan secara daring, hari ini, Jum'at (29/7/'21) Sementara
untuk masa kepesertaan aktif BPJAMSOSTEK, ungkap Ida Fauziah, ditentukan hingga bulan Juni
2021. Penyaluran dana BSU ini diberikan kepada pekerja terdampak yang berada di wilayah
PPKM kategori Level 3 dan 4 di seluruh Indonesia.
"Untuk rekening bank yang bisa menerima BSU ini hanya diperkenankan menggunakan Bank
Himbara (Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN). Besaran BSU tahun 2021 mencapai
Rp500 ribu selama 2 bulan yang diberikan sekaligus atau total nencapai Rp1 juta," tuturnya.
Sementara, Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BPJAMSOSTEK menyatakan, penggunaan
kembali data yang dikelola institusinya untuk BSU, menunjukkan pentingnya data Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang valid.
634

