Page 669 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 669
Judul SEBANYAK 1.057 PERUSAHAAN MEMBANGKAN DIMASA PANDEMI
Nama Media Harian Terbit
Newstrend PPKM Level 4
Halaman/URL Pg4
Jurnalis sammy
Tanggal 2021-07-30 14:16:00
Ukuran 190x232mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 59.850.000
News Value Rp 299.250.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Nakertrans) dan Energi DKI Jakarta melakukan penindakan
tegas terhadap 1.057 perusahaan yang tidak menjalankan aturan sebagaimana berlaku dalam
masa pandemi Covid-19. Kepala Dinas Nakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah
mengatakan, dalam periode tersebut telah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) di 1.469
perusahaan.
SEBANYAK 1.057 PERUSAHAAN MEMBANGKAN DIMASA PANDEMI
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Nakertrans) dan Energi DKI Jakarta melakukan penindakan
tegas terhadap 1.057 perusahaan yang tidak menjalankan aturan sebagaimana berlaku dalam
masa pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Nakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, dalam periode
tersebut telah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) di 1.469 perusahaan.
"Hasilnya, 967 perusahaan ditutup sementara waktu karena melanggar protokol kesehatan
(prokes) dengan temuan pekerja atau karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian,
90 perusahaan lainnya juga ditutup sementara waktu karena diketahui tidak menjalankan
prokes," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/7/2021).
Dirinya menjelaskan, Dinas Nakertrans dan Energi DKI Jakarta membuka kanal laporan bahwa
perusahaan yang bersangkutan telah melaksanakan protokol pencegahan penularan Covid-19
melalui email hikesja.nakertrans@jakarta.go.id.
Selain itu, untuk pengaduan dan pelaporan pekerja terkonfirmasi Covid-19 dapat dilakukan
melalui aplikasi JAKI atau bit.ly/covidi9pe-rusahaan.
"Kanal atau layanan aduan online tersebut juga menjadi acuan untuk pihaknya melakukan sidak
ke perusahaan atau perkantoran. Sebesar 90 persen berasal dari aduan masyarakat yang masuk
melalui kanal aduan, JAKI, dan WhatsApp," ucapnya.
668

