Page 721 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 AGUSTUS 2021
P. 721
Judul Gaji Masripah, TKW yang Meninggal di Turki Terancam Tak
Dibayarkan, Alasannya Karena Kondisi Ini
Nama Media jabar.tribunnews.com
Newstrend Kasus PMI Indramayu
Halaman/URL https://jabar.tribunnews.com/2021/07/30/gaji-masripah-tkw-yang-
meninggal-di-turki-terancam-tak-dibayarkan-alasannya-karena-kondisi-
ini
Jurnalis Handhika Rahman
Tanggal 2021-07-30 11:06:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Juwarih (Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu) Kami ada bukti-
buktinya bahwa dia sudah bekerja walau 1 hari
neutral - Juwarih (Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu) Dia di Turki sudah
bekerja 1 hari, bagaimana pun dia punya hak
Ringkasan
Masripah (36), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW warga Desa Sukamulya, Kecamatan
Tukdana, Kabupaten Indramayu yang meninggal dunia di Turki. Hanya saja, gajinya terancam
tidak bisa dibayarkan.
GAJI MASRIPAH, TKW YANG MENINGGAL DI TURKI TERANCAM TAK DIBAYARKAN,
ALASANNYA KARENA KONDISI INI
Masripah (36), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW warga Desa Sukamulya, Kecamatan
Tukdana, Kabupaten Indramayu yang meninggal dunia di Turki. Hanya saja, gajinya terancam
tidak bisa dibayarkan.
Kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Turki, pihak agensi mengklaim, Masripah
disebut belum bekerja dan lebih dahulu meninggal dunia karena terkonfirmasi Covid-19.
Hal tersebut pun dipertanyakan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.
Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, sebelum meninggal dunia, Masripah
sudah bekerja di rumah majikan walau hanya 1 hari.
720

