Page 314 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 314
sebesar Rp600 ribu per bulan akan disalurkan pada kuartal III 2020, yang berarti selambat-
lambatnya September 2020.
BPJS KETENAGAKERJAAN KUMPULKAN REKENING CALON PENERIMA SUBSIDI
UPAH
Jakarta- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan masih mengumpulkan
rekening calon penerima subsidi upah kepada perusahaan tempat mereka bekerja.
"Kami sedang melakukan penyisiran data 'by name, by address' siapa saja peserta aktif per 30
Juni dan kami mendapat data sebanyak 15,7 juta tapi data itu belum ada nomor rekeningnya
karena itu sejak Sabtu (8/8) kemarin kami minta ke perusahaan agar melengkapi nomor-nomor
rekening pekerjaannya yang gajinya di bawah Rp5 juta sesuai yang dilaporkan ke BPJS
Ketenagakerjaan," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam konferensi
pers di Kantor Presiden Jakarta, Senin.
Pemerintah akan memberikan subsidi gaji bagi pekerja formal dengan gaji di bawah Rp5 juta
per bulan yaitu sebesar Rp600 ribu per bulan akan disalurkan pada kuartal III 2020, yang berarti
selambat-lambatnya September 2020.
Kedapatan Reaktif Covid-19, Daop 2 Bandung Kembalikan 100 Persen Uang Tiket Calon
Penumpang Pemerintah Lanjutkan KUR bagi Ibu Rumah Tangga Tanpa Bunga hingga 2021
Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, jumlah penerima
manfaat bertambah menjadi 15.725.232 orang dari yang semula ditargetkan 13.870.496 orang
sehingga anggaran bantuan pemerintah untuk subsidi upah juga mengalami kenaikan menjadi
Rp37,7 triliun dari Rp33,1 triliun "Kami menyisir peserta aktif penerima upah dari sektor pekerja
formal dengan upah di bawah Rp5 juta berdasarkan laporan pemberi kerja dan tercatat di BPJS
Ketenagakerjaan, ini tidak termasuk yang mereka bekerja di induk perusahaan BUMN, lembaga
negara dan instansi pemerintah," tambah Agus.
Data 15.725.232 orang calon penerima subsidi upah itu menurut Agus adalah data hingga 30
Juni 2020.
"Tapi nanti karena subsidi upah akan ditransfer langsung ke para pekerja sehingga kami harus
mengumpulkan nomor rekening masing-masing pekerja. Kita pun minta ke pemberi kerja agar
tolong dicek pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta dan dilengkapi nomor rekeningnya," ungkap
Agus.
Menurut Agus BPJS Ketenagakerjaan juga sudah memiliki sistem "real time" dalam pengumpulan
nomor rekening tersebut.
"Sudah terkumpul 700 ribu rekening di kita, dalam 1 hari ini kami yakin mendekati angka 1 juta
rekening. Kami minta kerja sama seluruh HRD tolong kumpulkan nomor-nomor rekening tersebut
dan pastikan penerimanya adalah pekerja yang di bawah Rp5 juta," tambah Agus.
Agus juga menilai bahwa pemberian subsidi upah ini adalah momentum bagi para pengusaha
yang belum tertib atau belum mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan agar
melakukan pendaftaran sehingga pekerja menerima hak-hak mereka untuk mendapat
perlindungan.
"Kami imbau agar perusahaan melengkapi dan melaporkan nomor-nomor rekening para
pekerjanya dan dihimbau untuk melakukan pengecekan validasi apa betul pekerja itu gajinya di
bawah Rp5 juta. Kami sadari ada perusahaan yang belum melaporkan semua pesertanya ke
313

