Page 361 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 361

BPJS MASIH MENGUMPULKAN REKENING CALON PENERIMA SUBSIDI GAJI

              Jakarta    -  B    adan  Penyelenggara  Jaminan  Sosial  (    BPJS    )  Ketenagakerjaan  masih
              mengumpulkan  rekening  calon  penerima  subsidi  upah  kepada  perusahaan  tempat  mereka
              bekerja. BPJS sedang menyisir  data 'peserta aktif per 30 Juni.

              "Kami mendapat data sebanyak 15,7 juta tapi data itu belum ada nomor rekeningnya karena itu
              sejak  Sabtu  8  Agustus  kemarin  kami  minta  ke  perusahaan  agar  melengkapi  nomor-nomor
              rekening  pekerjaannya  yang  gajinya  di  bawah  Rp5  juta  sesuai  yang  dilaporkan  ke    BPJS
              Ketenagakerjaan  ," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dalam konferensi
              pers di Kantor Presiden Jakarta, Senin.

              Pemerintah akan memberikan  subsidi gaji  bagi pekerja formal dengan gaji di bawah Rp5 juta
              per bulan yaitu sebesar Rp600 ribu per bulan akan disalurkan pada kuartal III 2020, yang berarti
              selambat-lambatnya September 2020.

              Berdasarkan  data  yang  sudah  dikumpulkan  oleh  BPJS  Ketenagakerjaan,  jumlah  penerima
              manfaat bertambah menjadi 15.725.232 orang dari yang semula ditargetkan 13.870.496 orang
              sehingga anggaran bantuan pemerintah untuk subsidi upah juga mengalami kenaikan menjadi
              Rp37,7  triliun  dari  Rp33,1  triliun    Data  15.725.232  orang  calon  penerima  subsidi  upah  itu
              menurut Agus adalah data hingga 30 Juni 2020.
              "Tapi nanti karena subsidi upah akan ditransfer langsung ke para pekerja sehingga kami harus
              mengumpulkan nomor rekening masing-masing pekerja. Kita pun minta ke pemberi kerja agar
              tolong dicek pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta dan dilengkapi nomor rekeningnya," ungkap
              Agus.

              Menurut Agus BPJS Ketenagakerjaan juga sudah memiliki sistem "real time" dalam pengumpulan
              nomor rekening tersebut.

              "Sudah terkumpul 700 ribu rekening di kita, dalam 1 hari ini kami yakin mendekati angka 1 juta
              rekening. Kami minta kerja sama seluruh HRD tolong kumpulkan nomor-nomor rekening tersebut
              dan pastikan penerimanya adalah pekerja yang di bawah Rp5 juta," tambah Agus.

              Agus juga menilai bahwa pemberian subsidi upah ini adalah momentum bagi para pengusaha
              yang  belum  tertib  atau  belum  mendaftarkan  pekerjanya  di  BPJS  Ketenagakerjaan  agar
              melakukan  pendaftaran  sehingga  pekerja  menerima  hak-hak  mereka  untuk  mendapat
              perlindungan.

              "Kami  imbau  agar  perusahaan  melengkapi  dan  melaporkan  nomor-nomor  rekening  para
              pekerjanya dan dihimbau untuk melakukan pengecekan validasi apa betul pekerja itu gajinya di
              bawah Rp5 juta. Kami sadari ada perusahaan yang belum melaporkan semua pesertanya ke
              BPJS Ketenagakerjaan dan tidak melaporkan upah sebenarnya, saat ini lakukan pembenahan
              agar patuh dan taat hukum," kata Agus.
              Mekanisme subsidi upah tersebut menurut Ida diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar
              Rp600  ribu/bulan  sehingga  totalnya  para  pekerja  mendapat  Rp2,4  juta  dalam  4  bulan  yang
              diberikan setiap 2 bulan sekali artinya sekali pencairan subsidi adalah sebesar Rp1,2 juta..











                                                           360
   356   357   358   359   360   361   362   363   364   365   366