Page 444 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 444

Hal tersebut menandakan bahwa syarat untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu yakni:  - Bukan
              pekerja PNS dan BUMN  Fokus bantuan pemerintah ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan
              BUMN.

              Mereka, aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan
              atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

              - Penerima bantuan karyawan terdampak Covid-19  Penerima bantuan dana Rp 600 ribu bagi
              pekerja swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta.

              Mereka terdampak covid-19, namun masih bekerja.

              -  Penerima  bantuan  berpenghasilan  di  bawah  Rp  5  juta  per  bulan    Bantuan  dana  ini
              diperuntukkan bagi karyawan swasta yang terdampak Covid-19 berpenghasilan di bawah Rp 5
              juta per bulan.
              - Karyawan swasta terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan  Bantuan dana ini diperuntukkan bagi
              karyawan  swasta  yang  telah  terdaftar  di  Badan  Penyelenggara  Jaminan  Sosial  (BPJS)
              Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan.

              Meski harus terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, pekerja swasta tidak perlu datang ke kantor
              BPJS Ketenagakerjaan.

              Deputi  Direktur  Bidang  Hubungan  Masyarakat  dan  Antar  Lembaga  BPJS  Ketenagakerjaan
              Irvansyah Utoh Banja mengatakan, informasi terkait syaratnya harus mendaftarkan diri langsung
              ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jasmsostek adalah tidak benar alias hoaks.

              "Itu tidak benar (harus mendaftarkan diri langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan),"
              terang Utoh dikonfirmasi  Kompas.com  , Senin (10/8/2020).

              Dirinya menjelaskan, untuk pendataan peserta penerima bantuan Rp 600.000 untuk karyawan
              swasta per bulan akan dilakukan oleh BP Jamsostek.
              "Jadi ini untuk pekerja penerima upah (formal) yang (terdaftar) peserta BP Jamsostek dengan
              upah dilaporkan dan tercatat di kami di bawah Rp 5 juta," kata Utoh.

              Setelah penyaringan rampung, BP Jamsostek akan mengumpulkan dan mendata nomor rekening
              penerima subsidi lewat perusahaan tempat bekerja.

              Hal ini menegaskan, pekerja swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta dan berhak menerima subsidi
              tidak  diharuskan  untuk  mendaftarkan  diri  ke  kantor  cabang  BP  Jamsostek  atau  BPJS
              Ketenagakerjaan.

              "Kantor Cabang sekarang lagi ngumpulkan data nomor rekening peserta tersebut via HRD. Iya
              (tak perlu datang ke kantor cabang), dorong HRD-nya untuk report nomor rekening," ungkap
              Utoh.

              Utoh  mengungkapkan,  proses  pengumpulan  data  nomor  rekening  peserta  saat  ini  sedang
              dilakukan oleh BP Jamsostek.

              "Saat  ini  BP  Jamsostek  dalam  proses  mengumpulkan  data  nomor  rekening  peserta  yang
              memenuhi kriteria dimaksud melalui kantor cabang di seluruh Indonesia," kata dia lagi.

              Untuk melancarkan program ini, pihaknya meminta perusahaan pemberi kerja aktif mendata
              rekening penerima untuk karyawannya.




                                                           443
   439   440   441   442   443   444   445   446   447   448   449