Page 565 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 AGUSTUS 2020
P. 565
Selain memproduksi wastafel otomatis, BBPLK Bekasi dalam refocusing Covid-19 juga
menghasilkan makanan berupa roti atau bakery yang diperuntukan bagi masyarakat luas,
termasuk pondok pesantren dan BLK berbasis komunitas yang membutuhkan.
"Intinya, pemerintah membuat inovasi yang bisa dimanfaatkan oleh semua lapisan masayarakat
terlebih di saat pandemi Covid-19 ini," kata Herman.
Hingga kini, produk tersebut belum diproduksi massal tetapi permintaan sudah datang dari
berbagai kalangan masyarakat dan dunia usaha.
"Belum diproduksi massal, kemarin ada pusat perbelanjaan atau mal yang survei ke kami untuk
pemesanan produk tersebut," tutur Herman.
Salah satu perwakilan dari pondok pesantren/BLK berbasis komunitas menyatakan, sangat
berterima kasih sekali dengan bantuan dari BBPLK Bekasi , terlebih itu merupakan produksi
anak negeri.
"Mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menaker RI melalui Kepala BBPLK Bekasi yang telah
memberikan bantuan yang sangat bermanfaat bagi kami," tandasnya.
Wastafel otomatis, lanjut Herman, dikerjakan dalam waktu sangat cepat. Pembuatan 12 wastafel
bisa diselesaikan dalam waktu 12 hari.
"Tahap pertama kita sudah berikan ke Pemerintah Kota Bekasi sebanyak 30 unit," katanya.
Tahap kedua, sebanyak14 wastafel otomatis diberikan kepada pesantren dan BLK Komunitas.
Nantinya, wastafel otomatis itu digunakan siswa dan peserta pelatihan yang akan menggelar
latihan di BLK masing-masing. Tahap ketiga, pihaknya akan menyelesaikan 48 wastafel tomatis.
Dia juga mengapresiasi pembuatan wastafel yang didesain Instruktur di balai pelatihan.
Pembuatan wastafel otomatis ini sebagai peningkatan kompetensi pelatihan kerja di BBPLK
Bekasi . Biaya produksi sebesar Rp4 juta per unit.
"Saat ini kita berikan secara gratis bagi pesantren, Yayasan, sekolah dan Pemkot Bekasi ,"
ungkapnya.***.
564

