Page 535 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 535
"Satgas mengimbau kepada masyarakat yang ingin melaksanakan hak-haknya dalam
berdemokrasi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Tetaplah memakai masker serta
menjaga jarak," kata Juru Bicara Satgas, Wiku Adisasmito, Selasa 6 Oktober 2020.
Wiku menyampaikan contoh kluster penularan yang terjadi di kawasan industri belum lama ini.
Untuk itu, Satgas tetap menyarankan, penyampaian pendapat harus disesuaikan dengan kondisi
yang ada. Ia juga menegaskan, tidak ada rencana untuk menggunakan Undang-Undang Nomor
6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan untuk merespons aksi kelompok buruh.
"Maka itu, untuk menghindari, kami mengimbau masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan,"
kata pria yang akrab disapa Prof Wiku ini.
"Sampai dengan saat ini tidak ada rencana untuk menggunakan UU Kekarantinaan dalam
merespons ini. Pembubaran kegiatan aspirasi merupakan kewenangan dari pihak aparat penegak
hukum dalam hal ini kepolisian yang sedang bertugas," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram Rahasia (TR)
soal antisipasi adanya demonstrasi dan mogok kerja yang akan dilakukan oleh kaum buruh pada
6-8 Oktober 2020 terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law atau
Cipta Kerja sebelum disahkan.
Di hari ini, para buruh yang diklaim berjumlah empat belas ribu orang mogok kerja dan turun ke
jalan berdemonstrasi untuk menolak Undang-Undang Cipta Kerja alias Omnibus Law Cipta Kerja
di Tangerang, Banten, Selasa, 6 Oktober 2020.
534

