Page 543 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 543

Isu ini ternyata juga disoroti oleh dunia internasional yang dimuat oleh berbagai portal berita
              luar negeri. Salah satunya  Al Jazeera  , media berbahasa Arab dan Inggris yang berbasis di
              Doha, Qatar.

              Dalam artikel berjudul "  Indonesian Workers Stage Protests Against New Labour Laws"  ,  Al
              Jazeera  menuliskan bahwa protes telah terjadi di beberapa kota untuk menentang pengesahan
              UU Ketenagakerjaan kontroversial yang diklaim pemerintah penting untuk menarik investasi.

              "Parlemen mengesahkan RUU Cipta Kerja 'Omnibus', merevisi lebih dari 70 undang-undang yang
              ada untuk mempercepat reformasi ekonomi dan meningkatkan iklim investasi di negara ekonomi
              terbesar di Asia Tenggara," tulis  Al Jazeera  pada artikelnya, seperti dikutip VIVA.

              Media  The Australian  juga menyoroti isu ini dalam artikel berjudul "  Indonesian Unions Threaten
              To Go Out of New Labour Law"  . Di awal artikel, media Australia itu mengungkapkan bahwa
              serikat  pekerja  di  seluruh  Indonesia  mengancam  melakukan  mogok  kerja  dan  protes  untuk
              menentang UU tersebut.
              "UU  baru  secara  signifikan  mengubah  kompensasi  pekerja  seperti  pesangon,  cuti  berbayar,
              asuransi kesehatan dan hak pensiun. Sekelompok investor mengeluarkan pernyataan peringatan
              bahwa UU tersebut dapat membahayakan hutan Indonesia," tulis  The Australian  pada artikelnya
              hari ini.
              Media asal Inggris,  The Guardian  , juga mengangkat isu ini dalam artikel berjudul "  Indonesia
              Mass Strikes Loom Over Cuts to Environmental Safeguards and Workers' Right"  . Artikel tersebut
              mengungkap  bahwa  kelompok-kelompok  yang  mewakili  jutaan  pekerja  di  Indonesia  akan
              melakukan aksi mogok sebagai tanggapan atas protes RUU tersebut.

              "Pemerintah berpendapat UU akan membuat negara lebih menarik bagi investor di saat ekonomi
              sedang terguncang akibat dampak Covid-19. Jutaan orang kehilangan pekerjaan akibat pandemi
              yang menginfeksi lebih dari 300 ribu orang di Indonesia," demikian ditulis  The Guardian  .






































                                                           542
   538   539   540   541   542   543   544   545   546   547   548